Assalaamu'alaikum Wr Wb!
Pohon yang belum begitu besar dan berbuah ini apakah sudah terlihat begitu kuat? Terlihat menjanjikan memang, namun yang saya tahu pasti adalah hidupnya selalu diliputi takdir. Hidupnya tak pernah lepas dari hukum alam.
Lemah ya? Ditambah lagi, pohon yang belum begitu besar dan belum berbuah itu juga dititipi akal dan hati. Pasti banyak prasangka yang akan dirasanya, pasti banyak masalah yang dipikir. Bebanmu nak!
Namun ada langit yang teramat luas di atas, yang mampu berganti menjadi terang maupun gelap, yang dapat berhias bintang, bulan, awan, aurora, pelangi, dan segala macam. Membuat ringan dan segalanya baik-baik saja.
Namun, maaf! Di mana pohon-pohon lain? Apa dia sendiri? Hanya terlihat daun mati pohon lain yang beterbangan di sekitar pohon ini. Hanya biji-biji buah bekas gigitan binatang, seolah memberi kesaksian bagaimana manisnya hubungan antara binatang herbivora itu dengan pohon lainnya. Menyisakan biji dan pohon baru tumbuh. Selesai. Tanpa peduli ada pohon lain yang menghadapi takdirnya. Takdirnya sebagai ciptaan yang penuh perasaan, firasat, dan prasangka, sebagai ciptaan yang belumlah berbuah, belumlah besar.
Hari demi hari, kesedihan dan doa selalu dialami dan dilakukannya. Tanpa sadar ia melihat bibit kecil, mungkin secara ukuran dia jauh lebih kecil dibandingkan pohon itu, secara usia, mungkin hanya 3 tahun.
Apa yang dilakukannya?
Sejak saat itu, ada harapan baru, hanya bersyukur. Bersyukur karena ada daun-daun mati dari pohon lain yang jatuh ke sana, bisa jadi kompos, bersyukur mampu menjadi embun suci sebagai hasil 'gutasi' dari pohon itu. Pohon itu begitu menjaga bagai teman kecilnya.
Bulan demi bulan berlalu, kini setiap hari ada saja daun dari pohon itu sendiri yang berguguran, mencipta celah-celah tempat menerobosnya matahari yang sebelumnya belum bisa secara langsung dinikmati oleh pohon teman kecilnya, kini si teman kecil pun mampu menikmatinya.
Begitulah Tuhan mereka sebuah kejadian, sebuah peristiwa indah, yang begitu Maha.
Wassalaamu'alaikum Wr Wb!
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Powered by Blogger.
Popular Posts
-
Assalaamu'alaikum Wr Wb! Seperti ada yang tidak rela. Seperti ada yang menyadari bahwa orang itu berharga. Seperti ada yang tidak men...
-
Assalaamu'alaikum Wr Wb! Hai 'kalian', hai 'kalian', saudaraku! Semoga 'kalian' happy selalu. Semoga 'kal...
-
Assalaamu'alaikum Wr Wb! Ada yang aneh. Apa ya yang ada di hatinya? Bagaimana penilaiannya tentang diriku? Rasanya, pengen berhenti ...
-
Assalaamu'alaikum Wr Wb! Manusia jika saya lihat dari luar terlihat sama saja, tidak seperti dalam masalah. Kenapa? Setiap manusia b...
-
Pada siapa lagi hamba kan bercerita, jika bukan Kau Pada siapa lagi hamba kan mengadu, jika bukan Kau Pada siapa lagi hamba kan mengeluh...
-
Assalaamu'alaikum Wr Wb! Di kamar Rika dan Dini begitu nyaman saat pagi hari. Sejak kecil mereka terbiasa tidur sekamar berdua. Saat k...
-
Assalaamu'alaikum Wr Wb! Brooh,fokus mana fokus? Jangan perasaan mulu yang lo tanggepin. Cowok itu antigalau, tu perasaan kalo lo b...
-
Assalaamu'alaikum Wr Wb! Baukah saya? Hehe. Pingin sih tampil wangi ala-ala. Tapi, saya nggak suka pake parfum. Mending pake anti BB (...
-
Assalaamu'alaikum Wr Wb! Gampang banget ngucapin salam di sini. Ditulis pula. Pingin banget bisa ngucapin salam di dunia nyata. Mungki...
-
Assalaamu'alaikum! Suara-suara irama musik yang menghibur menjadi latar dari obrolan hangat sebuah acara televisi yang juga menjadi ba...
About Me
- Afif Maghrobi's
- Halo semuanya, di dunia ini yang paling saya benci adalah kenaifan. yang paling saya suka adalah kejujuran dan kecerdasan. berilmu dan berakal dilengakapi dengan berhati akan menjadikan diri kita sosok yang tak kan tergantikan. terima kasih :)
0 komentar:
Post a Comment