Assalaamu'alaikum!
Rendi seperti kok sudah punya sikap musti digimanakan hidupnya. Kegalauan yang dirasakannya kemarin perlahan seperti menyerah. Namun, akarnya masih menancap. Rendi, seperti paham mana yang benar dan mana yang salah. Namun, untuk bermain pada area istiqomah itu memang tidak pernah nyaman, hatinya masih ditarik ulur. Jangan! Jangan jatuh pada siksa kehidupan bernama kegalauan itu lagi, satu sisinya berkata....
Wassalaamu'alaikum Wr WB
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Powered by Blogger.
Popular Posts
-
Assalaamu'alaikum Wr Wb! Seperti ada yang tidak rela. Seperti ada yang menyadari bahwa orang itu berharga. Seperti ada yang tidak men...
-
Assalaamu'alaikum Wr Wb! Ada yang aneh. Apa ya yang ada di hatinya? Bagaimana penilaiannya tentang diriku? Rasanya, pengen berhenti ...
-
Assalaamu'alaikum Wr Wb! Manusia jika saya lihat dari luar terlihat sama saja, tidak seperti dalam masalah. Kenapa? Setiap manusia b...
-
Pada siapa lagi hamba kan bercerita, jika bukan Kau Pada siapa lagi hamba kan mengadu, jika bukan Kau Pada siapa lagi hamba kan mengeluh...
-
Assalaamu'alaikum Wr Wb! Hai 'kalian', hai 'kalian', saudaraku! Semoga 'kalian' happy selalu. Semoga 'kal...
-
Assalaamu'alaikum Wr Wb! Di kamar Rika dan Dini begitu nyaman saat pagi hari. Sejak kecil mereka terbiasa tidur sekamar berdua. Saat k...
-
Assalaamu'alaikum Wr Wb! Baukah saya? Hehe. Pingin sih tampil wangi ala-ala. Tapi, saya nggak suka pake parfum. Mending pake anti BB (...
-
Assalaamu'alaikum Wr Wb! Gampang banget ngucapin salam di sini. Ditulis pula. Pingin banget bisa ngucapin salam di dunia nyata. Mungki...
-
Assalaamu'alaikum! Suara-suara irama musik yang menghibur menjadi latar dari obrolan hangat sebuah acara televisi yang juga menjadi ba...
-
Assalaamu'alaikum Wr Wb! Punya kakak laki-laki itu bagaimana ya rasanya? Menyenangkan atau sama saja kayak punya kakak cewek? Berant...
About Me
- Afif Maghrobi's
- Halo semuanya, di dunia ini yang paling saya benci adalah kenaifan. yang paling saya suka adalah kejujuran dan kecerdasan. berilmu dan berakal dilengakapi dengan berhati akan menjadikan diri kita sosok yang tak kan tergantikan. terima kasih :)
0 komentar:
Post a Comment