Jujur, entah berapa kali saya merasakan perasaan seperti sekarang. Saya merasa bahwa saya menrindukan sosok sahabat. Berkali-kali pula di dalam tulisan saya menyiratkan bahwa saya sangat-sangat menginginkan sosok sahabat. Mengayomi, diayomi, berbagi, dibagi, mendoakan, didoakan, menguatkan, dan dikuatkan. Sumpah, saya benar-benar tidak bisa hidup sendiri, hidup tanpa dunia-dunia lain di luar dunia saya hanya membuat saya begitu teraniaya.
Mungkin benar, jika sahabat itu layaknya jodoh. Seperti pasangan hidup pada masing-masing karakter yang dimiliki oleh sang waktu. Pasangan hidup seperti istri, sahabat, obat, kendaraan, dan sebagainya bisa jadi itu saya dapatkan karena saya berjodoh dengan hal-hal tersebut. Jodoh sudah diatur Tuhan bukan? Tapi, selalu ada usaha dibalik ketentuan Tuhan itu, agar hidup kita berasa hidup. Agar tak ada pandangan bahwa segalanya bisa didapatkan tanpa berbuat apa-apa, sekalipun tak dapat dipungkiri ada hal-hal seperti itu. Tapi, saya yakin segala seuatu yang terjadi pada manusia ada sebab dan akibat, Begitu juga jika saya menginginkan sahabat. Maka saya harus mulai berani mencoba bersinggungan dengan dunia luar. Sudah dicoba sih, meskipun hanya berupa langkah kecil, tapi mungkin belum saatnya bagi saya untuk diberi sahabat oleh Tuhan. Atau sudah ada namun saya tidak menyadarinya? Atau juga Tuhan sedang menyiapkan sesuatu yang besar bagi saya? Hanya Allah yang Maha Mengetahui. :)
Selalu bersyukur adalah salah satu jalan untuk menghilangkan kegalauan (selain main game, haha).
Pada timing yang tepat ini, perkenankan saya untuk menuliskan satu bait puisi setidaknya untuk mengobati si hati, dan menemani rasa syukur..
Hutan belantara, Tuhan merancangnya..
Ular, buaya, angin dingin, udara lembab, tak hanya itu pengisinya..
Tuhan menyertakan sungai jernih, area kosong tanpa atap pohon agar sinar matahari memapar,
hewan-hewan jinak
Dan bersyukurlah,
Manusia tak pernah puas, mintalah selagi itu baik, dan kembalilah bersyukur..
Powered by Blogger.
Popular Posts
-
Assalaamu'alaikum Wr Wb! Punya kakak laki-laki itu bagaimana ya rasanya? Menyenangkan atau sama saja kayak punya kakak cewek? Berant...
-
Testing. Ini aplikasi blogspot tiba2 nangkring di UC WEB. Coba posting.
-
Assalaamu'alaikum Wr Wb! Ya Allah, semakin yakinkan iman hamba akan keberadaan-Mu. Sesungguhnya, itu adalah modal untuk hidup kita, hi...
-
Assalaamu'alaikum Wr Wb. Duhai Allah, terima kasih telah memberikan hamba mimpi yang begitu indah. Terima kasih, karena lewat mimpi En...
-
Secercah harapan membelalak di depan mata. Andai kau tahu, betapa harapan itu kian memabukkanku. Aku terus berjalan dengan arah yan...
-
Assalaamu'alaikum Wr Wb! Ada yang aneh. Apa ya yang ada di hatinya? Bagaimana penilaiannya tentang diriku? Rasanya, pengen berhenti ...
-
Assalaamu'alaikum Wr Wb! Berdoa, kau mendoa. Apa yang kau sebut? Adakah namaku kau sebut? Atau adakah hal yang berhubungan dengan kita...
-
Assalaamu'alaikum Wr Wb! Manusia jika saya lihat dari luar terlihat sama saja, tidak seperti dalam masalah. Kenapa? Setiap manusia b...
-
Assalaamu'alaikum Wr Wb! Tak ada keikhlasan di dalam dirimu untuk menerimaku. Tak ada kerelaan darimu bahkan tempatmu mempersilahkanku...
-
Assalaamu'alaikum Wr Wb! Nulis? Iya lah, bisa sedikit nge plong-in hati. Lagi? Terus-terusan gitu? He'em, selagi bisa. Dikit? Hala...
About Me
- Afif Maghrobi's
- Halo semuanya, di dunia ini yang paling saya benci adalah kenaifan. yang paling saya suka adalah kejujuran dan kecerdasan. berilmu dan berakal dilengakapi dengan berhati akan menjadikan diri kita sosok yang tak kan tergantikan. terima kasih :)
0 komentar:
Post a Comment