Pancasila
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat/kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Saluuuudd, jek apal yek... Hehe
Tahun berapa? Lupa! Hehe..
Hamba Sayang Dia Ya Tuhan
Assalaamu'alaikum Wr Wb !
Maaf ya, lagi-lagi gua mesti nulis cinta. Mungkin karena Allah sanagat
luar biasa cintanya pada kita hamba-hamba-Nya, sehingga seringkali
kita, hamba-hamba-Nya, terlebih kita yang masih muda, dianugerahi
sebuah perasaan yang luar biasa itu. Tentunya, Allah hanya ingin
menguji kita. Bukankah sebenarnya hidup kita di dunia memang
sepenuhnya ujian?
Bersyukurnya gua diberi perasaan macem cinta, iyya, cinta kepada
sesama manusia, yang bisa bikin galau itu, yang bisa bikin kita
pusing, hehe. Tenang aja, kalau kita hanya memandangnya sebagai ujian,
maka kita harus yakin bahwa pasti ada penawarnya, pasti ada, tentunya
dengan seizin Allah. Perasaan galau yang diakibatkan bisa kita atasi
dengan selalu ingat kepada Allah, bersedia untuk ikhlas melupakan rasa
yang memabukkan ini, anugerah yang mungkin hanya sekadar lewat saja
halalnya, karena kita ga pernah tau kapan datangnya. Selanjutnya,
mungkin doain dia. Doakan dia yang selalu bikin lu galau. Gua rasa itu
lebih indah. Lu juga mesti doa buat diri lu sendiri, agar setiap kali
ketemu dia, selalu dapat kebaikan yang bersumber dari Allah yang
selalu mebuat kita bahagia. Aamiin.
Udah deh, gua mau doa buat orang yang bikin gua galau.
Ya Allah sang Maha Pengasih, sungguh cinta-Mu adalah cinta terbesar,
tertulus, dan terhangat yang ada dan tak bertepi. Ya Allah hamba
mengingat-Mu agar hamba selalu ingat bahwa dia hanyalah dia, dia
hanyalah orang yang bisa saja Kau balikkan hatinya, yang mungkin bisa
sekadar memberiku kebahagiaan sementara, maka dari itu ya Rabb, jangan
biarkan hamba larut ke dalamnya, biarkan Ridho-Mu yang berbicara.
Sehatkan ia, jika Engkau belum ataupun tidak berkenan menyatukan kami,
maka Ridhoilah kami untuk menjadi saudara muslim dan mukmin yang
begitu solid. Aamiin
udah ya, hamba sayang dia Tuhan. Tapi cinta Mu tak terkalahkan.
Wassalaamu'alaikum Wr wb!
Maaf ya, lagi-lagi gua mesti nulis cinta. Mungkin karena Allah sanagat
luar biasa cintanya pada kita hamba-hamba-Nya, sehingga seringkali
kita, hamba-hamba-Nya, terlebih kita yang masih muda, dianugerahi
sebuah perasaan yang luar biasa itu. Tentunya, Allah hanya ingin
menguji kita. Bukankah sebenarnya hidup kita di dunia memang
sepenuhnya ujian?
Bersyukurnya gua diberi perasaan macem cinta, iyya, cinta kepada
sesama manusia, yang bisa bikin galau itu, yang bisa bikin kita
pusing, hehe. Tenang aja, kalau kita hanya memandangnya sebagai ujian,
maka kita harus yakin bahwa pasti ada penawarnya, pasti ada, tentunya
dengan seizin Allah. Perasaan galau yang diakibatkan bisa kita atasi
dengan selalu ingat kepada Allah, bersedia untuk ikhlas melupakan rasa
yang memabukkan ini, anugerah yang mungkin hanya sekadar lewat saja
halalnya, karena kita ga pernah tau kapan datangnya. Selanjutnya,
mungkin doain dia. Doakan dia yang selalu bikin lu galau. Gua rasa itu
lebih indah. Lu juga mesti doa buat diri lu sendiri, agar setiap kali
ketemu dia, selalu dapat kebaikan yang bersumber dari Allah yang
selalu mebuat kita bahagia. Aamiin.
Udah deh, gua mau doa buat orang yang bikin gua galau.
Ya Allah sang Maha Pengasih, sungguh cinta-Mu adalah cinta terbesar,
tertulus, dan terhangat yang ada dan tak bertepi. Ya Allah hamba
mengingat-Mu agar hamba selalu ingat bahwa dia hanyalah dia, dia
hanyalah orang yang bisa saja Kau balikkan hatinya, yang mungkin bisa
sekadar memberiku kebahagiaan sementara, maka dari itu ya Rabb, jangan
biarkan hamba larut ke dalamnya, biarkan Ridho-Mu yang berbicara.
Sehatkan ia, jika Engkau belum ataupun tidak berkenan menyatukan kami,
maka Ridhoilah kami untuk menjadi saudara muslim dan mukmin yang
begitu solid. Aamiin
udah ya, hamba sayang dia Tuhan. Tapi cinta Mu tak terkalahkan.
Wassalaamu'alaikum Wr wb!
Perhiasan Nyata
Assalaamu'alaikum Wr Wb!
Huwaw, pingin berkata-kata indah aja nah..
Vas bunga itu indah
menjadi perhiasan nyata
tanpa bunga
membuatnya hanya sekadar perhiasan nyata
Salam merindukan
tanpa embel,
lugasnya
membuatnya lebih dari sekadar perhiasan nyata
Assalaamu'alaikum Wr Wb,
aku merindukanmu,
mungkin akan sangat merindukanmu,
merindu hal-hal sepele, namun bermakna,
merindukan perihal
yang lebih dari
sekadar
perhiasan nyata
Terimakasih atas kelahiranmu,
atas keberadaanmu,
atas takdir,
takdir Ilahi
Makasih,
Wassalaamu'alaikum Wr Wb!
Heyya, kangen..kangen..kangen...!
Huwaw, pingin berkata-kata indah aja nah..
Vas bunga itu indah
menjadi perhiasan nyata
tanpa bunga
membuatnya hanya sekadar perhiasan nyata
Salam merindukan
tanpa embel,
lugasnya
membuatnya lebih dari sekadar perhiasan nyata
Assalaamu'alaikum Wr Wb,
aku merindukanmu,
mungkin akan sangat merindukanmu,
merindu hal-hal sepele, namun bermakna,
merindukan perihal
yang lebih dari
sekadar
perhiasan nyata
Terimakasih atas kelahiranmu,
atas keberadaanmu,
atas takdir,
takdir Ilahi
Makasih,
Wassalaamu'alaikum Wr Wb!
Heyya, kangen..kangen..kangen...!
Ingin Selalu Rukun dan Akrab
Assalaamu'alaikum Wr Wb!
Alhamdulillaah, ya Allah tiada daya dan upaya kecuali karena Kuasa-Mu.
Jumat, hari ini Insya Allah adalah hari yang begitu dekat dengan-Nu, segala doa akan kau ijabah, aamiin. Hamba memohon kepadaMu, suatu saat nanti izinkan hamba kembali di sini, di kota kelahiran hamba, tepatnya bersama bapak ibu hamba beserta saudara-saudara hamba dalam keadaan yang sehat. Rabb, jaga keluarga ini, berikan kebahagiaan bagi kami.
Bisa dibilang, ini adalah hari terakhirku di sini, di Surabaya. Hamba akan rindu, rindu dan begitu rindu dengan kehidupan berkeluarga. Ga ngerti kenapa semua jadi terasa indah dan lebih berwarna saat Engkau menakdirkan Bapak, Handy dan Chandra dalam keluarga ini. Mereka telah menjadi inspirasi bagi hamba. Terutama Handy, suwun Sob!
Hanya sebagian kecil dari hidup hamba mendapatkan pendidikan dari seorang ayah, tapi kemudian sedikit demi sedikit hamba mulai mengerti arti tanggung jawab seorang laki-laki dalam keluarga, ini hamba dapatkan dari Bapak. Makasih Bapak. Kemudian, tanpa disangka hamba belajar sebuah sikap yang lainnya dari saudara belum akrab saya, hehe, Handy. Dia mengajarkan hamba tentang kefokusan hidup, no galau, jadi hangat, lebih ngedepanin logika, bahwa kita masih punya satu pekerjaan yang harus lebih dipikirkan ketimbang hal lain yang menyedihkan. Belajar dari dia arti sebuah ketampanan, hehe, berasa pengen ketawa aja, gimana enggak, ibu hamba bilang dia anak yang ganteng cuma rada males. Pertahanin Bro ketampananmu, semakin ke sini setuju juga sama yang dibilang ibuk. Hehe. Wah, harusnya saya manggil kamu "Sem" ni! Iya, Handsome, wkwkwk, just kidding. Anyway bangga bisa jadi sodaramu.
Chandra, ni anak juga kece badai, Robb. Belum akrab juga si sama dia. Tapi yang hamba tahu anaknya ceria, dimarahin bolak-balik sama ibuk waktu dulu, semakin ke sini semakin ngerti dia. Sekarang dia udah gede ya Robb. Beda banget sama si Handy yang anak rumahan kayak hamba, Chandra lebih suka keluar rumah, temennya bejibun. Alhamdulillaah, itu yang menginspirasi hamba. Makasih Brader Chandra. Kurus noh, makan brad makan.
Harusnya ada Akbar, paling kecil. Tapi dia ga ikut kami. Ngga terlalu kenal kamu, tapi pingin doain semoga kamu sehat selalu dan hebat kaya mas-masmu dan ayahmu di sini. Aamiin. Tapi dia tetep hamba anggap saudara, begitu kan Ya Robb? Iyya, aamiin.
Ini juga yang bakal hamba kangen, masakan ibuk. Ibuk ngga pernah nanggung-nanggung kalo masak pas hamba ke sini, ibuk itu lucu, kadang-kadang suka bikin ketawa. Jaga dan lindungi beliau Ya Allah. Sehatkan selalu seluruh orang tua hamba.
Kak ila, semakin baik ya, tambah baik, semoga sehat selalu. Sholatnya digiatkan.
Sudah ya Rabb, begitu saja, inspirasi nyata itu pun telah engkau beri. Tentunya mereka pun masih memiliki kekurangan.
Tulisan ini. Tulisan ini menjadi salah satu tulisan yang sangat hamba senangi.
Ingin rasanya, bisa terus rukun dan akrab sama keluarga. Aamiin
Maaf, jika ini dianggap berlebihan. Maaf sanget.
Wassalaamu'alaikum Wr Wb
Alhamdulillaah, ya Allah tiada daya dan upaya kecuali karena Kuasa-Mu.
Jumat, hari ini Insya Allah adalah hari yang begitu dekat dengan-Nu, segala doa akan kau ijabah, aamiin. Hamba memohon kepadaMu, suatu saat nanti izinkan hamba kembali di sini, di kota kelahiran hamba, tepatnya bersama bapak ibu hamba beserta saudara-saudara hamba dalam keadaan yang sehat. Rabb, jaga keluarga ini, berikan kebahagiaan bagi kami.
Bisa dibilang, ini adalah hari terakhirku di sini, di Surabaya. Hamba akan rindu, rindu dan begitu rindu dengan kehidupan berkeluarga. Ga ngerti kenapa semua jadi terasa indah dan lebih berwarna saat Engkau menakdirkan Bapak, Handy dan Chandra dalam keluarga ini. Mereka telah menjadi inspirasi bagi hamba. Terutama Handy, suwun Sob!
Hanya sebagian kecil dari hidup hamba mendapatkan pendidikan dari seorang ayah, tapi kemudian sedikit demi sedikit hamba mulai mengerti arti tanggung jawab seorang laki-laki dalam keluarga, ini hamba dapatkan dari Bapak. Makasih Bapak. Kemudian, tanpa disangka hamba belajar sebuah sikap yang lainnya dari saudara belum akrab saya, hehe, Handy. Dia mengajarkan hamba tentang kefokusan hidup, no galau, jadi hangat, lebih ngedepanin logika, bahwa kita masih punya satu pekerjaan yang harus lebih dipikirkan ketimbang hal lain yang menyedihkan. Belajar dari dia arti sebuah ketampanan, hehe, berasa pengen ketawa aja, gimana enggak, ibu hamba bilang dia anak yang ganteng cuma rada males. Pertahanin Bro ketampananmu, semakin ke sini setuju juga sama yang dibilang ibuk. Hehe. Wah, harusnya saya manggil kamu "Sem" ni! Iya, Handsome, wkwkwk, just kidding. Anyway bangga bisa jadi sodaramu.
Chandra, ni anak juga kece badai, Robb. Belum akrab juga si sama dia. Tapi yang hamba tahu anaknya ceria, dimarahin bolak-balik sama ibuk waktu dulu, semakin ke sini semakin ngerti dia. Sekarang dia udah gede ya Robb. Beda banget sama si Handy yang anak rumahan kayak hamba, Chandra lebih suka keluar rumah, temennya bejibun. Alhamdulillaah, itu yang menginspirasi hamba. Makasih Brader Chandra. Kurus noh, makan brad makan.
Harusnya ada Akbar, paling kecil. Tapi dia ga ikut kami. Ngga terlalu kenal kamu, tapi pingin doain semoga kamu sehat selalu dan hebat kaya mas-masmu dan ayahmu di sini. Aamiin. Tapi dia tetep hamba anggap saudara, begitu kan Ya Robb? Iyya, aamiin.
Ini juga yang bakal hamba kangen, masakan ibuk. Ibuk ngga pernah nanggung-nanggung kalo masak pas hamba ke sini, ibuk itu lucu, kadang-kadang suka bikin ketawa. Jaga dan lindungi beliau Ya Allah. Sehatkan selalu seluruh orang tua hamba.
Kak ila, semakin baik ya, tambah baik, semoga sehat selalu. Sholatnya digiatkan.
Sudah ya Rabb, begitu saja, inspirasi nyata itu pun telah engkau beri. Tentunya mereka pun masih memiliki kekurangan.
Tulisan ini. Tulisan ini menjadi salah satu tulisan yang sangat hamba senangi.
Ingin rasanya, bisa terus rukun dan akrab sama keluarga. Aamiin
Maaf, jika ini dianggap berlebihan. Maaf sanget.
Wassalaamu'alaikum Wr Wb
Allah
Assalaamu'alaikum Wr Wb!
Allah adalah Tuhan semesta alam. Allah adalah Penguasa kehidupan kita. Penguasa yang begitu sayang pada ciptaan-Nya, begitu cinta pada hamba-hamba-Nya, baik dia beriman pada-Nya maupun tidak. Allah tidak akan pernah membuat hamba-Nya susah, melainkan Dia ingin hamba-Nya selalu terlatih, bahwa hidup si hamba tidak akan berarti apa-apa tanpa Dia. Kita hanya bisa selamat di dunia dan akhirat karena Allah, Allah yang akan menjamin jika kita mau menggantungkan segalanya tidak lain hanya kepada-Nya dan bertaqwa.
Berusahalah untuk tidak bersedih, jika kita bersedih maka segeralah ingat Allah. Allah yang akan mendamaikan hati kita. Saat kita begitu tak kuasa menjalani ujian yang Allah berikan, maka tariklah dirimu dari kehingaran, kemudian ingat Dia, ingatlah Dia, ingatlah Dia. Menangislah karena-Nya. Pria dan wanita tak peduli siapapun. Menangislah, tapi jangan putus asa. Menangis bukan berarti putus asa, akui keberadaanmu, akui posisimu hanya sebagai ciptaan, hanya sebagai manusia, menangislah, tapi jangan putus asa. Setelah itu usaplah air matamu, lanjutkan kembali hidupmu, lanjutkan, saat ini bukanlah saatnya menangis, hanya ingat Allah, ingat Allah. Mungkin ini susah, dan sangat manusiawi, tapi itulah perjuangan. Mungkin wajahmu akan murung, wajahmu akan begitu menyedihkan dengan setumpuk beban perasaan di dalam batin, tapi ingatlah Allah Ia akan selalu memenangkanmu. Ya Allah, terimakasih, hamba memburu hikmah. Aamiin
teruntuk diriku Afif Maghrobi.
Wassalaamu'alaikum Wr Wb
Allah adalah Tuhan semesta alam. Allah adalah Penguasa kehidupan kita. Penguasa yang begitu sayang pada ciptaan-Nya, begitu cinta pada hamba-hamba-Nya, baik dia beriman pada-Nya maupun tidak. Allah tidak akan pernah membuat hamba-Nya susah, melainkan Dia ingin hamba-Nya selalu terlatih, bahwa hidup si hamba tidak akan berarti apa-apa tanpa Dia. Kita hanya bisa selamat di dunia dan akhirat karena Allah, Allah yang akan menjamin jika kita mau menggantungkan segalanya tidak lain hanya kepada-Nya dan bertaqwa.
Berusahalah untuk tidak bersedih, jika kita bersedih maka segeralah ingat Allah. Allah yang akan mendamaikan hati kita. Saat kita begitu tak kuasa menjalani ujian yang Allah berikan, maka tariklah dirimu dari kehingaran, kemudian ingat Dia, ingatlah Dia, ingatlah Dia. Menangislah karena-Nya. Pria dan wanita tak peduli siapapun. Menangislah, tapi jangan putus asa. Menangis bukan berarti putus asa, akui keberadaanmu, akui posisimu hanya sebagai ciptaan, hanya sebagai manusia, menangislah, tapi jangan putus asa. Setelah itu usaplah air matamu, lanjutkan kembali hidupmu, lanjutkan, saat ini bukanlah saatnya menangis, hanya ingat Allah, ingat Allah. Mungkin ini susah, dan sangat manusiawi, tapi itulah perjuangan. Mungkin wajahmu akan murung, wajahmu akan begitu menyedihkan dengan setumpuk beban perasaan di dalam batin, tapi ingatlah Allah Ia akan selalu memenangkanmu. Ya Allah, terimakasih, hamba memburu hikmah. Aamiin
teruntuk diriku Afif Maghrobi.
Wassalaamu'alaikum Wr Wb
Pakaian Baja
Baja, begitu kuat dan tekesan maskulin
Dingin, namun terkesan hangat
Pernah menyentuhnya, sehingga seperti disentuhnya saja
Pahamlah, ia baja
Ia hanya pakaian baja
Teronggok gagah
Dalam kebersihan dan keindahan
Tetap keras
Wahai baja, melunaklah
Pahamlah, kau baja
Kau hanyalah pakaian baja
Merusaknya berarti
ada yang tersakiti
dari kejauhan
kau gagah, kau bersih
kau indah
memakainya?
Semoga tak perlu
Cukup di sana, dan
Tahu siapa di sini
Pahamlah, baja
karena hanya pakaian baja
Dingin, namun terkesan hangat
Pernah menyentuhnya, sehingga seperti disentuhnya saja
Pahamlah, ia baja
Ia hanya pakaian baja
Teronggok gagah
Dalam kebersihan dan keindahan
Tetap keras
Wahai baja, melunaklah
Pahamlah, kau baja
Kau hanyalah pakaian baja
Merusaknya berarti
ada yang tersakiti
dari kejauhan
kau gagah, kau bersih
kau indah
memakainya?
Semoga tak perlu
Cukup di sana, dan
Tahu siapa di sini
Pahamlah, baja
karena hanya pakaian baja
Haiyyyahhh!! :D
Assalaamu'alaikum! Heyya!
Fuh, bisa bangeet kamu ini, kamu ini bisa banget, bisaaa banget menginspirasi saya. Saya ngerti banget kalo kamu itu nggak sempurna secarraaa manusiaa.. Haha...tapi, pesonamu, cara sikapmu, seneng becanda, gokil memesonakan aku selalu.... (wadah, kayak lagu).
Supey supey..! Jadi temen gua yah? Plisss... Sohib gua juga boleh. Sodara? Sodara? Hmmh, itu juga klo lo mau. Fufufu fufufifu... Udah gua doa aja ya buat kamu, semoga kamu bisa terus beriman, semoga kamu teruss dan terus sehat, semoga kamu sukses menginspirasi banyak orang lagi. Lo ga pernah sedih apa y? Hehe, ah itu yang ngispirasi gua. Jempolan ya buat kamu. Apa lu slalu memandang hidup ini dengan fine2 aja gitu? Kok gua ngrasanya gitu ya. Nginspirasi banget rek! Udah lah gua sayang lu, jaga diri lu baik2. . .
Fuh, bisa bangeet kamu ini, kamu ini bisa banget, bisaaa banget menginspirasi saya. Saya ngerti banget kalo kamu itu nggak sempurna secarraaa manusiaa.. Haha...tapi, pesonamu, cara sikapmu, seneng becanda, gokil memesonakan aku selalu.... (wadah, kayak lagu).
Supey supey..! Jadi temen gua yah? Plisss... Sohib gua juga boleh. Sodara? Sodara? Hmmh, itu juga klo lo mau. Fufufu fufufifu... Udah gua doa aja ya buat kamu, semoga kamu bisa terus beriman, semoga kamu teruss dan terus sehat, semoga kamu sukses menginspirasi banyak orang lagi. Lo ga pernah sedih apa y? Hehe, ah itu yang ngispirasi gua. Jempolan ya buat kamu. Apa lu slalu memandang hidup ini dengan fine2 aja gitu? Kok gua ngrasanya gitu ya. Nginspirasi banget rek! Udah lah gua sayang lu, jaga diri lu baik2. . .
Positif Thinking Aja Deh Hehe..
Kayaknya ada yang salah. Iyya ada yang salah. Sebenernya aku masih betah di sini, di Surabaya. Tapi, berasa kayak ada yang salah kalo aku udah terlalu lama di sini. Nggak ngerti kenapa, mood nyokap tiba-tiba berubah gitu. Jadi diemin gua gitu. Hehe, nggak ngerti juga sih, may be itu hanya perasaan gua aja. Gua masih betah di sini. Di sini emang menjadi tempat yang bisa dibilang sebagai keluarga. Ini yang udah lama pingin gua rasakan, apalagi ketambahan saudara, itu tu kayak ada suasana yang beda, dan itu tu menyenangkan.
Hmmhh.. Lalalalala.. (nyoba buang pikiran jelek, perasaan jelek). Mungkin udah saatnya gua ngalah secara posisi gua di sini adalah pemuda yang lagi nungguin kerjaan dengan kebanyakan menghabiskan waktu di rumah (hehe, nyelipin doa dikit, semoga rencana gua magang di sby kesampean, aamiin), mungkin aja gua yang hanya datang jarang ke sini belum terlalu bisa melebur, masih ada sungkan sana-sini. Tapi Allah paham kalo gua udah usaha. Mungkin inilah saat-saat di mana semuanya mesti kembali normal seperti sedia kala, seperti tanpa gua. Terima kasih Tuhan atas izinMu memberikan sedikit surga kecil di sini, walau hanya sesaat. Hamba sayang mereka, hamba sayang keluarga baru hamba. Hanya dengan menulis hamba bisa plong bercerita, hehe masih berasa risih bilang kek gitu langsung, hehe. Kembali? he'e kembali adalah satu keinginan yang hamba ingin Kau kabulkan, sekali lagi itu jika hamba beruntung atas izinMu, karena tiada daya dan upaya kecuali dengan KuasaMu, Kuasa Allah, hehe. Pingin konfirmasi masalah ada yang salah tadi. Sekali lagi, mungkin itu cuma perasaan gua aja, ibu gua orangnya baik kok, cuma gua aja mungkin yang sensitifnya keterlaluan. Jaga beliau ya Rabb. Senyooooommm ..
Hmmhh.. Lalalalala.. (nyoba buang pikiran jelek, perasaan jelek). Mungkin udah saatnya gua ngalah secara posisi gua di sini adalah pemuda yang lagi nungguin kerjaan dengan kebanyakan menghabiskan waktu di rumah (hehe, nyelipin doa dikit, semoga rencana gua magang di sby kesampean, aamiin), mungkin aja gua yang hanya datang jarang ke sini belum terlalu bisa melebur, masih ada sungkan sana-sini. Tapi Allah paham kalo gua udah usaha. Mungkin inilah saat-saat di mana semuanya mesti kembali normal seperti sedia kala, seperti tanpa gua. Terima kasih Tuhan atas izinMu memberikan sedikit surga kecil di sini, walau hanya sesaat. Hamba sayang mereka, hamba sayang keluarga baru hamba. Hanya dengan menulis hamba bisa plong bercerita, hehe masih berasa risih bilang kek gitu langsung, hehe. Kembali? he'e kembali adalah satu keinginan yang hamba ingin Kau kabulkan, sekali lagi itu jika hamba beruntung atas izinMu, karena tiada daya dan upaya kecuali dengan KuasaMu, Kuasa Allah, hehe. Pingin konfirmasi masalah ada yang salah tadi. Sekali lagi, mungkin itu cuma perasaan gua aja, ibu gua orangnya baik kok, cuma gua aja mungkin yang sensitifnya keterlaluan. Jaga beliau ya Rabb. Senyooooommm ..
Kin Yakin Yakin? Foyah deh Foyah
Hehe.. Assalaamu'alaikum sabeb! Haha.. (tumben salam -.-)
Yakin yakin yakin doa gua bakal terkabul, semoga gua jadi orang yang beruntung, beruntung karena doa gua terkabul. Belum sih emang. Belum terkabul. Coba yakin aja sih ya. Bismillaah.. Senyoooommmm...
(nyembunyiin kesedihan mode on ni... Tapi... cukuupp! bahagia brad bahagia, ikhlas brad ikhlas) hehe, ok deh. Bismillaah kali ya.... Hehe. Yakin yakin yakin! Sekali lagi deh! Yakin yakin yakin! Yakin kalo Allah bakal beri yang terbaik, bakal ngasih sesuatu yang ngga disangka-sangka, termasu...k urusan hatii....! (apaan seh -.- tbtb balik sedih getoh). Sabaar sabaar.
Allah itu mampu membolak balikkan hati. Allah itu pahaaaam banget sama hambaNya. Allah itu penuh kasih sayang. Ya rabb, maaf kalo berlebihan. Kayaknya enggak deh. Hehe. Hamba pemuda yang ceria! Justru perasaan itu harus hamba balik jadi motivasi, hamba kagum sama dia ya Rabb. Kayak menginspirasi gitu ya Rabb, kece kan? Hehe.. Subhanallah lah pokoknya. Hamba harus jadi pribadi yang lebih baik, semoga bukan karena dia sih, tapi lebih kepada Kuasa-Mu. Keren, Allah itu keren, Allah Allah Allah. Alla....hu Akbar!
Udah deh gini aja. Semoga terkabul, Kin yakin yakin? Foyah deh foyah!! Kikikikik. Aamiin..
Wassalaamu'alaikum Sabeb!
Yakin yakin yakin doa gua bakal terkabul, semoga gua jadi orang yang beruntung, beruntung karena doa gua terkabul. Belum sih emang. Belum terkabul. Coba yakin aja sih ya. Bismillaah.. Senyoooommmm...
(nyembunyiin kesedihan mode on ni... Tapi... cukuupp! bahagia brad bahagia, ikhlas brad ikhlas) hehe, ok deh. Bismillaah kali ya.... Hehe. Yakin yakin yakin! Sekali lagi deh! Yakin yakin yakin! Yakin kalo Allah bakal beri yang terbaik, bakal ngasih sesuatu yang ngga disangka-sangka, termasu...k urusan hatii....! (apaan seh -.- tbtb balik sedih getoh). Sabaar sabaar.
Allah itu mampu membolak balikkan hati. Allah itu pahaaaam banget sama hambaNya. Allah itu penuh kasih sayang. Ya rabb, maaf kalo berlebihan. Kayaknya enggak deh. Hehe. Hamba pemuda yang ceria! Justru perasaan itu harus hamba balik jadi motivasi, hamba kagum sama dia ya Rabb. Kayak menginspirasi gitu ya Rabb, kece kan? Hehe.. Subhanallah lah pokoknya. Hamba harus jadi pribadi yang lebih baik, semoga bukan karena dia sih, tapi lebih kepada Kuasa-Mu. Keren, Allah itu keren, Allah Allah Allah. Alla....hu Akbar!
Udah deh gini aja. Semoga terkabul, Kin yakin yakin? Foyah deh foyah!! Kikikikik. Aamiin..
Wassalaamu'alaikum Sabeb!
Manusia ini (5)
Wah, saya bangun. Alhamdulillaah. Terima kasih Ya Ilahi Robby.
Baru aja, gua buka fb, dan gua ngebaca status milik seorang temen. Dia bilang bahwa kita gak akan pernah tau kalo saat ini kita sedang membuat kenangan. Dia menyarankan pada kita, agar kita menghargai waktu, bersama siapapun orang di samping kita. Bener juga sih, sejatinya kita sedang membuat kenangan, membuat sesuatu yang mungkin saja suatu saat nanti bisa teringat, ataupun diingat kembali.
Robb, jadikan apa yang telah hamba perbuat, yang telah hamba usahakan, tidak pernah menjadi kesia-siaan, menjadikan segalanya berhikmah, bermanfaat dan berkah, hingga hamba menjadi hamba yang mampu menjadi perantara terbaik dari segala cintaMu pada hamba-hambaMu yang lain.
Robb, di akhir tulisan ini hamba ingin berdoa kepadaMu. Yang pertama hamba ingin bersyukur dan berterimakasih kepada sang Rahman dan Rahim, karena telah memberikan hamba dan keluarga hamba iman, maafkan kami jika kami belum bisa maksimal dalam beribadah kepadaMu, belum maksimal untuk membuktikan kepercayaan kami bahwa Engkau ada. Duhai Robby pengabul segala doa, berilah kami sekeluarga kesehatan selalu, sehat sehat dan sehat, sehat yang berkah, sehat yang mampu meningkatkan iman kami kepadaMu, angkatlah penyakit-penyakit yang ada dalam tubuh kami. Ya Allah yang Maha Kaya, ajarkan kami bersyukur atas apa yan telah Engkau limpahkan, sehingga Engkau berkenan untuk menambahkan nikmatMu kepada kami. Ya robb, ibuk sama bapak mau bangun rumah, bantu mereka ya Robb, kondisikan segala situasi yang ada sehingga segalanya terasa ringan. Ya Robb, jadikan kami keluarga yang Sakinah, Mawaddah, Warohmah, rukunkan kami satu sama lain. Aamiin, aamiin, ya Robbal 'alamiin
Baru aja, gua buka fb, dan gua ngebaca status milik seorang temen. Dia bilang bahwa kita gak akan pernah tau kalo saat ini kita sedang membuat kenangan. Dia menyarankan pada kita, agar kita menghargai waktu, bersama siapapun orang di samping kita. Bener juga sih, sejatinya kita sedang membuat kenangan, membuat sesuatu yang mungkin saja suatu saat nanti bisa teringat, ataupun diingat kembali.
Robb, jadikan apa yang telah hamba perbuat, yang telah hamba usahakan, tidak pernah menjadi kesia-siaan, menjadikan segalanya berhikmah, bermanfaat dan berkah, hingga hamba menjadi hamba yang mampu menjadi perantara terbaik dari segala cintaMu pada hamba-hambaMu yang lain.
Robb, di akhir tulisan ini hamba ingin berdoa kepadaMu. Yang pertama hamba ingin bersyukur dan berterimakasih kepada sang Rahman dan Rahim, karena telah memberikan hamba dan keluarga hamba iman, maafkan kami jika kami belum bisa maksimal dalam beribadah kepadaMu, belum maksimal untuk membuktikan kepercayaan kami bahwa Engkau ada. Duhai Robby pengabul segala doa, berilah kami sekeluarga kesehatan selalu, sehat sehat dan sehat, sehat yang berkah, sehat yang mampu meningkatkan iman kami kepadaMu, angkatlah penyakit-penyakit yang ada dalam tubuh kami. Ya Allah yang Maha Kaya, ajarkan kami bersyukur atas apa yan telah Engkau limpahkan, sehingga Engkau berkenan untuk menambahkan nikmatMu kepada kami. Ya robb, ibuk sama bapak mau bangun rumah, bantu mereka ya Robb, kondisikan segala situasi yang ada sehingga segalanya terasa ringan. Ya Robb, jadikan kami keluarga yang Sakinah, Mawaddah, Warohmah, rukunkan kami satu sama lain. Aamiin, aamiin, ya Robbal 'alamiin
Gua kasi judul...Testing (1)
Hai, gini nih, gua cuma mau testing posting blog gua di bloggerdotcom via hp pake browser opera mini 7.1 . Sebenernya pernah waktu itu gua posting pake ini. Ada yang bisa kepublish, ada yang cuma judulnya doang yang kepublish, ato nggak ke publish sama sekali, malah munculnya ni gambar blogger yang ala2 patah hati gitu. Wah, penonton kecewa ni. Udah nulis sebegono banyaknya e malah gagal. Yang ada juga harus sabar ditambah pusing ditambah galau, hehe entahlah sama dengan apa.
Kdoain berhasil, perasaan gua waktu itu, mungkin jumlah karakter gua kebanyakan. Jadi gagal gitu. Atao mungkin juga karena tampilan blogger yang lebih baru jadi halaman "blog this" nya jadi ga bisa nyesuaikan gt. Hehe. Gokil (ala Fatin). Fatin fatin fatin foyah deh foyah ehehehe..
Terima kasih Tuhan kuucapkan..
SMA banggalah kalian pernah menjadi kalangan SMA. Capek-capeknya badan pas pulang sekolah, nakal-nakalnya kita, mulai berani suka-sukaan niii... Ahirr ....heheheh
Fatin fatin fatin? Foyah deh foyah.. Eheheh tambah Catchy niii..
Wish me luck wish me luck..
Karangan gua di atas ga nyambung si, but Ok..
Keren kalian semua gokillll!! Lafya lafya...
Kdoain berhasil, perasaan gua waktu itu, mungkin jumlah karakter gua kebanyakan. Jadi gagal gitu. Atao mungkin juga karena tampilan blogger yang lebih baru jadi halaman "blog this" nya jadi ga bisa nyesuaikan gt. Hehe. Gokil (ala Fatin). Fatin fatin fatin foyah deh foyah ehehehe..
Terima kasih Tuhan kuucapkan..
SMA banggalah kalian pernah menjadi kalangan SMA. Capek-capeknya badan pas pulang sekolah, nakal-nakalnya kita, mulai berani suka-sukaan niii... Ahirr ....heheheh
Fatin fatin fatin? Foyah deh foyah.. Eheheh tambah Catchy niii..
Wish me luck wish me luck..
Karangan gua di atas ga nyambung si, but Ok..
Keren kalian semua gokillll!! Lafya lafya...
?? Jatuh Cinta?? Hmmm..??
Wahai Allah, rasa-rasanya hamba berada pada keadaan ini lagi. Sedih,
bahagia, penasaran, ingin ada yang bersedia menyediakan pundaknya
untuk hamba bersandar, selalu dan selalu berharap dia selalu tersenyum
pada hamba, tapi sekali lagi hamba berasa aneh, karena Engkau. Iya ya
Rob karena Engkau. Karena Engkau Maha Benar, karena Kodrat Mu begitu
Maha, Karena Engkau yang Maha Adil.
Duhai Robb, izinkan hamba menangis, hamba mengagumi seseorang lagi,
sekali lagi izinkan hamba menangis. Engkau Maha Mengetahui Engkau Maha
Mengetahui. Tolong berilah yang terbaik Ya Robb.
Subhanallaah, dia begitu menarik, dia begitu menginspirasi hamba, dia
begitu indah Ya Robb, indah. Seperti yang Engkau tahu, perasaan ini
bukan hanya kali ini muncul, dahulu pun pernah, pada orang yang
berbeda, hamba bertahan hingga bertahun-tahun lamanya, memendam rasa
sakit, tersenyum berusaha mensyukuri segala yang terjadi, hingga kini
terlupa. Subhanallaah.
Sama seperti dulu, hamba hanya mencurahkan semuanya pada Engkau,
bertahan seperti ini Karena Engkau. Karena Engkau.
Maaf, maaf jika kata-kata hamba masih terlihat klise, namun inilah
hati hamba. Bahkan dalam sehari ini hamba bisa menulis dua kali, itu
semua karena CintaMu.
Jaga dia, sukseskan dia, sakit memang saat dia tidak tahu kita ada di
sini, dengan sebuah perasaan. Tapi itu semua karena Allah, Allah tidak
pernah membiarkan hambaNya bersedih. Hamba yakin itu. Tapi, ya Allah
hamba ingin begitu dekat dengannya, sekalipun bukan sepasang yang
memadu cinta. Aamiin. Aamiin. Aamiin.
bahagia, penasaran, ingin ada yang bersedia menyediakan pundaknya
untuk hamba bersandar, selalu dan selalu berharap dia selalu tersenyum
pada hamba, tapi sekali lagi hamba berasa aneh, karena Engkau. Iya ya
Rob karena Engkau. Karena Engkau Maha Benar, karena Kodrat Mu begitu
Maha, Karena Engkau yang Maha Adil.
Duhai Robb, izinkan hamba menangis, hamba mengagumi seseorang lagi,
sekali lagi izinkan hamba menangis. Engkau Maha Mengetahui Engkau Maha
Mengetahui. Tolong berilah yang terbaik Ya Robb.
Subhanallaah, dia begitu menarik, dia begitu menginspirasi hamba, dia
begitu indah Ya Robb, indah. Seperti yang Engkau tahu, perasaan ini
bukan hanya kali ini muncul, dahulu pun pernah, pada orang yang
berbeda, hamba bertahan hingga bertahun-tahun lamanya, memendam rasa
sakit, tersenyum berusaha mensyukuri segala yang terjadi, hingga kini
terlupa. Subhanallaah.
Sama seperti dulu, hamba hanya mencurahkan semuanya pada Engkau,
bertahan seperti ini Karena Engkau. Karena Engkau.
Maaf, maaf jika kata-kata hamba masih terlihat klise, namun inilah
hati hamba. Bahkan dalam sehari ini hamba bisa menulis dua kali, itu
semua karena CintaMu.
Jaga dia, sukseskan dia, sakit memang saat dia tidak tahu kita ada di
sini, dengan sebuah perasaan. Tapi itu semua karena Allah, Allah tidak
pernah membiarkan hambaNya bersedih. Hamba yakin itu. Tapi, ya Allah
hamba ingin begitu dekat dengannya, sekalipun bukan sepasang yang
memadu cinta. Aamiin. Aamiin. Aamiin.
Manusia ini (4)
Sedih buanget, gini ta rasanya? Beginikah? Oh.. Wahai Allah, ini
salah, ini bobrok ya Allah. Hamba rasa ini dosa, perasaan yang begitu
bodoh. Butuh Engkau, butuh segala cara untuk menghapuskan dirinya.
Tapi ada satu sisi yang tak rela untuk menghapus dia, menghapus segala
bentuk harapan hamba atas dia kepada Mu, Rabb. Bagaimana? Bagaimana?
Haruskah hamba hanya mengingatmu? Agar semuanya terlupa, semua
perasaan nista ini terlupa. Maaf Ya Allah jika hamba terkesan buruk
dalam berucap. Ini semua karena hamba dibayang-bayangi tentang benar
dan salah. Sebenarnya itu semua jelas, mana yang benar dan mana yang
salah. Namun ada perasaan bersalah saat hamba melakukan kebenaran, dan
merasa punya pembenaran atas salahnya sebuah tindakan. Kenapa perasaan
ini bukan perasaan yang sederhana saja, kenapa perasaan ini menjadi
sebuah perasaan yang rumit? Beri hamba petunjuk ya Rabb, berilah hamba
yang terbaik. Hamba berdoa untuknya, agar ia menjadi orang yang
berguna, dan mampu membuat hamba berguna nantinya. Aamiin
salah, ini bobrok ya Allah. Hamba rasa ini dosa, perasaan yang begitu
bodoh. Butuh Engkau, butuh segala cara untuk menghapuskan dirinya.
Tapi ada satu sisi yang tak rela untuk menghapus dia, menghapus segala
bentuk harapan hamba atas dia kepada Mu, Rabb. Bagaimana? Bagaimana?
Haruskah hamba hanya mengingatmu? Agar semuanya terlupa, semua
perasaan nista ini terlupa. Maaf Ya Allah jika hamba terkesan buruk
dalam berucap. Ini semua karena hamba dibayang-bayangi tentang benar
dan salah. Sebenarnya itu semua jelas, mana yang benar dan mana yang
salah. Namun ada perasaan bersalah saat hamba melakukan kebenaran, dan
merasa punya pembenaran atas salahnya sebuah tindakan. Kenapa perasaan
ini bukan perasaan yang sederhana saja, kenapa perasaan ini menjadi
sebuah perasaan yang rumit? Beri hamba petunjuk ya Rabb, berilah hamba
yang terbaik. Hamba berdoa untuknya, agar ia menjadi orang yang
berguna, dan mampu membuat hamba berguna nantinya. Aamiin
Lagi Sakit
Mau numpahin segala yang ada di hati. Jujur noh, sedih bin nelangsa,
haha (sempetin ketawa). Aku sakit? Hiks2. Separah inikah Tuhan?
Allah, bahkan seringkali rasa bersalah selalu muncul, muncul saat
hamba memandang wajah orang tua hamba. Setegar inikah mereka? Begitu
dan begitu merasa kasihan, saat mereka sempoyongan kesana kemari.
Pikir sana sini, hanya untuk Berusaha mencari kemudahan. Sedangkan
hamba hanya terdiam, bahkan tak pernah menawarkan bantuan.
Saudara-saudara hamba? Entahlah, hamba tak mengerti bagaimana benak
mereka. Tak bisakah sekalii saja kita berbagi cerita? Cukup anggap aku
temanmu jika kalian terlalu jijik atau mungkin sungkan menunjukkan
kepedulian kalian padaku. Tapi, aku beruntung diberi penyakit macam
ini. Karena jika ada salah satu diantara kita terserang (semoga
tidak), Insya Allah aku bisa lebih care pada kalian.
Oiya, buat ma Brad Handy n Chandra, kita bokap punya keren brad,
kalian tau lah sapa gua di posisi ini. Dan gua pengen banget banget
banget ngucapin terima kasih ke kalian. Salam damai Brader! Hehe.
Kapan ni bisa nongkrong bareng berasa pengen nongkrong bareng kalian,
tunggu pada gede ya? Haha. Sep gua tunggu, ma Brad.
Buat sodar cewek gua satu-satunya, kak Ila, ada perubahan! Mantaf pake
f ya... Hehe.
Buat bapak ibuk sama ayah,, jangan pernah cape ngurusin anak2nya,,
wokeh.. Sehat selalu..!
haha (sempetin ketawa). Aku sakit? Hiks2. Separah inikah Tuhan?
Allah, bahkan seringkali rasa bersalah selalu muncul, muncul saat
hamba memandang wajah orang tua hamba. Setegar inikah mereka? Begitu
dan begitu merasa kasihan, saat mereka sempoyongan kesana kemari.
Pikir sana sini, hanya untuk Berusaha mencari kemudahan. Sedangkan
hamba hanya terdiam, bahkan tak pernah menawarkan bantuan.
Saudara-saudara hamba? Entahlah, hamba tak mengerti bagaimana benak
mereka. Tak bisakah sekalii saja kita berbagi cerita? Cukup anggap aku
temanmu jika kalian terlalu jijik atau mungkin sungkan menunjukkan
kepedulian kalian padaku. Tapi, aku beruntung diberi penyakit macam
ini. Karena jika ada salah satu diantara kita terserang (semoga
tidak), Insya Allah aku bisa lebih care pada kalian.
Oiya, buat ma Brad Handy n Chandra, kita bokap punya keren brad,
kalian tau lah sapa gua di posisi ini. Dan gua pengen banget banget
banget ngucapin terima kasih ke kalian. Salam damai Brader! Hehe.
Kapan ni bisa nongkrong bareng berasa pengen nongkrong bareng kalian,
tunggu pada gede ya? Haha. Sep gua tunggu, ma Brad.
Buat sodar cewek gua satu-satunya, kak Ila, ada perubahan! Mantaf pake
f ya... Hehe.
Buat bapak ibuk sama ayah,, jangan pernah cape ngurusin anak2nya,,
wokeh.. Sehat selalu..!
Sori, Sekali lagi Sori
Tulisan ini akhirnya muncul, unek-unek dalam hati, luapan penyeselan
karena memFollow mu.
Gue berasa bersalah nge-Follow lu, karena gua merasa lu nggak bebasin
diri lu. Nggak ngerti deh itu emang sikap lu atau bukan, gua ngerasa
bersalah pokoknya, gua seolah-olah ngebunuh karakter lu. Gua mikir,
apa gua mesti unfollow lu. Tapi gua takut lu mikir macem-macem tentang
gua. Gua cm pengn nglepasin lu, gua cuma pingin nebebasin lu. Semoga
ada pencerahan buat gua, gua bisa tau itu sikap lu yang asli. Lu yang
emang jarang ngmg, lu yang emang diem. Sory, sekali lagi sory. Gua
rela kok lu unfollow gua. Monggo, asal lu bebas, lu nggak perlu
ketakutan gua kuntitin, gua sindir segala twitt-an lu. Ok kalo gitu
jalan yang bijak adalah, gua nggak tanya apapun tentang apa yang lu
twit. OK, sabeb!! Sori, sekali lagi sori. Gud lak sowb..., hope u
always luck..
karena memFollow mu.
Gue berasa bersalah nge-Follow lu, karena gua merasa lu nggak bebasin
diri lu. Nggak ngerti deh itu emang sikap lu atau bukan, gua ngerasa
bersalah pokoknya, gua seolah-olah ngebunuh karakter lu. Gua mikir,
apa gua mesti unfollow lu. Tapi gua takut lu mikir macem-macem tentang
gua. Gua cm pengn nglepasin lu, gua cuma pingin nebebasin lu. Semoga
ada pencerahan buat gua, gua bisa tau itu sikap lu yang asli. Lu yang
emang jarang ngmg, lu yang emang diem. Sory, sekali lagi sory. Gua
rela kok lu unfollow gua. Monggo, asal lu bebas, lu nggak perlu
ketakutan gua kuntitin, gua sindir segala twitt-an lu. Ok kalo gitu
jalan yang bijak adalah, gua nggak tanya apapun tentang apa yang lu
twit. OK, sabeb!! Sori, sekali lagi sori. Gud lak sowb..., hope u
always luck..
Wah, Google Glass! Bisa Bergaya Ala-Ala James Bond!
From my kompasiana : kompasiana.com/afifmaghrobi
Pasti udah denger berita mengenai Google Glass kan? He'em, jadi pingin
berbagi kesan setelah membaca artikel-artikelnya nih, mungkin juga ada
sedikit opininya, hehe.
Pertama jelas fitur-fiturnya, dari beberapa fitur-fiturnya, yang
paling mengesankan bagi saya adalah adanya fasilitas "built-in voice"
nya, hehe, ga perlu sentuh-sentuh, ga perlu totol-totol tombol, hanya
perlu bersuara. Penasaran kayak gimana, asik kali ya. Belum liat video
perkenalannya di youtube pula. Tapi, gimana kalo ada orang lain yang
ada dekat dengan kita tiba-tiba dengan tidak sengaja mengeluarkan
sebuah suara yang tidak menutup kemungkinan sistem di kaca mata pintar
itu "menanggapi" nya? Wah bisa-bisa apa yang tidak perintahkan pada si
kaca mata pintar bisa bereaksi tidak sesuai dengan perintah kita.
Kacau nih, kacau. Gatau juga sih, bakal gimana tu fasilitas berjalan,
secara belum tau rasanya.
Kedua, mungkin harganya kali ya.. Harganya yang mencapai 1500 USD itu
bikin saya menghela nafas, kok mahaall, lha wong BB aja saya belum
bisa beli apa lagi ini. Sebenarnya itu masih berupa nilai yang masih
perlu dikeluarkan oleh para pengembang, nah kalo konsumen akhir kayak
kita? Macam apa mahalnya?? Jedar! Bumi gonjang-ganjing, haha. Banyak
yang berharap semoga mahalnya harga bisa sesuai dengan kualitasnya.
Yang paling penting tidak cepat rusak, itu aja.
Ketiga, pemakaian daya? Mmm katanya sih boros. 4 jam? Gitu sih menurut
sumber detikcom, dengan waktu sesingkat itu masih dirasa belum begitu
memuaskan. Karena sesuai dengan konsepnya, Google Glass ini ditujukan
untuk mempermudah aktifitas sehari-hari, butuh lebih lama ding ya..
Keempat, bukan ditujukan buat main game. Katanya sih visualnya kurang
"greng" kalo buat main game. Boros daya juga kan ya. OS nya itu kalo
nggak salah pake android tapi yang versi 4.0.4 ice cream sandwich.
Lebih fleksibel jelas, klo mau foto ato ngrekam video tinggal rekam.
Nggak perlu pegang, cukup lihat, maka akan tinggal jepret dan
ngrecord, keren deh. Mau twitteran di mana aja OK! Fb an di mana aja
OK. Ngetiknya gimana?? Built in voice juga apa ya? Wah, penasaran.
Kalo laptop yang udah lama dipake, kan panas tu ya, nah kalo Google
Glass gimana ya? Moga-moga aja ga panas. Hehe.
Keren deh, bisa begaya ala-ala james bond. Kereen.. Semoga pengembang
bisa memperbaiki segala kekurangannya.. Dan yang beli nantinya ga
berasa dirugikan. Vivat!
:)
Pasti udah denger berita mengenai Google Glass kan? He'em, jadi pingin
berbagi kesan setelah membaca artikel-artikelnya nih, mungkin juga ada
sedikit opininya, hehe.
Pertama jelas fitur-fiturnya, dari beberapa fitur-fiturnya, yang
paling mengesankan bagi saya adalah adanya fasilitas "built-in voice"
nya, hehe, ga perlu sentuh-sentuh, ga perlu totol-totol tombol, hanya
perlu bersuara. Penasaran kayak gimana, asik kali ya. Belum liat video
perkenalannya di youtube pula. Tapi, gimana kalo ada orang lain yang
ada dekat dengan kita tiba-tiba dengan tidak sengaja mengeluarkan
sebuah suara yang tidak menutup kemungkinan sistem di kaca mata pintar
itu "menanggapi" nya? Wah bisa-bisa apa yang tidak perintahkan pada si
kaca mata pintar bisa bereaksi tidak sesuai dengan perintah kita.
Kacau nih, kacau. Gatau juga sih, bakal gimana tu fasilitas berjalan,
secara belum tau rasanya.
Kedua, mungkin harganya kali ya.. Harganya yang mencapai 1500 USD itu
bikin saya menghela nafas, kok mahaall, lha wong BB aja saya belum
bisa beli apa lagi ini. Sebenarnya itu masih berupa nilai yang masih
perlu dikeluarkan oleh para pengembang, nah kalo konsumen akhir kayak
kita? Macam apa mahalnya?? Jedar! Bumi gonjang-ganjing, haha. Banyak
yang berharap semoga mahalnya harga bisa sesuai dengan kualitasnya.
Yang paling penting tidak cepat rusak, itu aja.
Ketiga, pemakaian daya? Mmm katanya sih boros. 4 jam? Gitu sih menurut
sumber detikcom, dengan waktu sesingkat itu masih dirasa belum begitu
memuaskan. Karena sesuai dengan konsepnya, Google Glass ini ditujukan
untuk mempermudah aktifitas sehari-hari, butuh lebih lama ding ya..
Keempat, bukan ditujukan buat main game. Katanya sih visualnya kurang
"greng" kalo buat main game. Boros daya juga kan ya. OS nya itu kalo
nggak salah pake android tapi yang versi 4.0.4 ice cream sandwich.
Lebih fleksibel jelas, klo mau foto ato ngrekam video tinggal rekam.
Nggak perlu pegang, cukup lihat, maka akan tinggal jepret dan
ngrecord, keren deh. Mau twitteran di mana aja OK! Fb an di mana aja
OK. Ngetiknya gimana?? Built in voice juga apa ya? Wah, penasaran.
Kalo laptop yang udah lama dipake, kan panas tu ya, nah kalo Google
Glass gimana ya? Moga-moga aja ga panas. Hehe.
Keren deh, bisa begaya ala-ala james bond. Kereen.. Semoga pengembang
bisa memperbaiki segala kekurangannya.. Dan yang beli nantinya ga
berasa dirugikan. Vivat!
:)
Manusia ini (3)
Rabb, hamba masih ingin hidup nih. Hidup yang Engkau berikan sungguh
indah, hidup yang Engkau ciptakan sungguh mengesankan. Hamba belum
begitu berbuat banyak untuk hidup ini, akankah cukup amalan hamba ini
untuk bertemu Engkau kelak? Untuk hidup di kehidupan berikutnya? Untuk
menjadi saksi yang meringankan di PengadilanMu nanti? Untuk tak
menghadapi siksaan malaikat kubur nanti? Rabb, hamba seperti
kebingungan mau melakukan apa. Hamba seperti dikaburkan dengan
pandangan perbuatan-perbuatan besar. Hamba selalu ingin melakukan
hal-hal besar, dan hamba merasa bahwa apa yang hamba lakukan selama
ini adalah proses untuk melakukan hal-hal besar nantinya. Tapi, masih
banyak orang lain yang mengira hamba belum melakukan apa-apa. Jadi, di
sisi lain dari pandangan hamba mengenai apa yang telah hamba lakukan
seperti yang hamba tulis tadi selalu muncul bahwa hamba ini memang
belum berbuat apa-apa, hamba ini memang belum bisa berguna. Sebenarnya
ada dua cara dalam benak hamba untuk menyiasati pikiran hamba tadi,
pertama, tidak perlu peduli dengan pandangan orang lain, dan yang
kedua, adalah mesti ada pembuktian bahwa hamba telah melakukan
perbuatan besar. Itu ya Allah alasan hamba untuk mengemis kehidupan
kepada Engkau. Itu juga hamba belum yakin apakah akan berbuat lebih
baik. Tapi yang jelas, hamba punya keinginan untuk berbuat lebih baik
dan pada akhirnya perbuatan-perbuatan besar terealisasi. Aamiin.
Tapi, tak ada yang mengerti kapan kematian itu datang, dan ketetapanMu
tak ada yang dapat menggugat. Hehe, tapi hamba takut saat hamba sakit,
rasanya kemungkinan untuk meninggal itu besar. Maka di saat seperti
ini, mental hamba benar-benar diuji. Kalo hamba memang belum
menginginkan kematian, maka hamba harus berusaha sekuat mungkin untuk
memutarbalikkan itu dengan sugesti yang baik, tentunya dengan semangat
untuk hidup. Kembali pada hukumMu, bahawa ketetapan yang Rabb telah
buat tidak bisa diubah. Maka, hamba harus ikhlas. Semoga jika
meninggal nanti hamba ingin meninggal dengan ikhlas dan khusnul
khotimah. Aamiin. Ijabahlah permohonan kami dan lindungilah kami.
Aamiin.
indah, hidup yang Engkau ciptakan sungguh mengesankan. Hamba belum
begitu berbuat banyak untuk hidup ini, akankah cukup amalan hamba ini
untuk bertemu Engkau kelak? Untuk hidup di kehidupan berikutnya? Untuk
menjadi saksi yang meringankan di PengadilanMu nanti? Untuk tak
menghadapi siksaan malaikat kubur nanti? Rabb, hamba seperti
kebingungan mau melakukan apa. Hamba seperti dikaburkan dengan
pandangan perbuatan-perbuatan besar. Hamba selalu ingin melakukan
hal-hal besar, dan hamba merasa bahwa apa yang hamba lakukan selama
ini adalah proses untuk melakukan hal-hal besar nantinya. Tapi, masih
banyak orang lain yang mengira hamba belum melakukan apa-apa. Jadi, di
sisi lain dari pandangan hamba mengenai apa yang telah hamba lakukan
seperti yang hamba tulis tadi selalu muncul bahwa hamba ini memang
belum berbuat apa-apa, hamba ini memang belum bisa berguna. Sebenarnya
ada dua cara dalam benak hamba untuk menyiasati pikiran hamba tadi,
pertama, tidak perlu peduli dengan pandangan orang lain, dan yang
kedua, adalah mesti ada pembuktian bahwa hamba telah melakukan
perbuatan besar. Itu ya Allah alasan hamba untuk mengemis kehidupan
kepada Engkau. Itu juga hamba belum yakin apakah akan berbuat lebih
baik. Tapi yang jelas, hamba punya keinginan untuk berbuat lebih baik
dan pada akhirnya perbuatan-perbuatan besar terealisasi. Aamiin.
Tapi, tak ada yang mengerti kapan kematian itu datang, dan ketetapanMu
tak ada yang dapat menggugat. Hehe, tapi hamba takut saat hamba sakit,
rasanya kemungkinan untuk meninggal itu besar. Maka di saat seperti
ini, mental hamba benar-benar diuji. Kalo hamba memang belum
menginginkan kematian, maka hamba harus berusaha sekuat mungkin untuk
memutarbalikkan itu dengan sugesti yang baik, tentunya dengan semangat
untuk hidup. Kembali pada hukumMu, bahawa ketetapan yang Rabb telah
buat tidak bisa diubah. Maka, hamba harus ikhlas. Semoga jika
meninggal nanti hamba ingin meninggal dengan ikhlas dan khusnul
khotimah. Aamiin. Ijabahlah permohonan kami dan lindungilah kami.
Aamiin.
You are not Alone Versi Mikha
Salah nggak sih kalo gua suka sama suasana gereja? Mungkin cuma
sekedar suka suasananya aja, gua gak pernah datang ke gereja, masuk
pun gua ga pernah, gua cuma pernah liat yang namanya gereja itu lewat
televisi. Dan biasanya saat gua liat di tv tu gereja pasti selalu
disandingin sama permainan instrumen musik khas gereja. Gua sukanya
juga pas timing nya. Kenapa gua bilang hanya pas timingnya? Soalnya,
ga setiap kali liat gereja gua ngerasain hal yang sama. Semoga aja sih
bukan sesuatu hal yang salah, soalnya gua udah terpilih menjadi
seorang muslim, dan yang jelas gua juga memilih Islam sebagai agama
gua. Gua nggak mau keluar dari Islam, Alasannya apa? Nggak tau, tapi
gua manteb milih agama Islam. Semoga akhlak gua bisa lebih baik, bisa
seperti Baginda Rasul Nabi Muhammad saw. O ya, gua suka lagu You Are
Not Alone nya Buble tapi yang udah dinyanyi'in Mikha Angelo. Kenal
kan? Terus apa hubungannya sama postingan gua? Insya Allah ada. Gini
ni, ga tau kenapa pas Mikha nyanyi ini pas Audisi, suasana "gereja"
dan suasana negara Barat itu kerasa. Ngebuat rasa bersyukur sama Allah
sang Maha pencipta Suasana itu muncul. Terus baru tadi gua liat salah
satu tayangan di tv yang bahas masalah remaja cewek, lagi hits di
yuoutube plontos rambutnya gara-gara kemo terapi untuk ngobatin
kankernya yang dinobatkan jadi covergirl paling menginspirasi di AS
ato mana sih negaranya gua lupa. Tu tayangan di backsound-in sama lagu
You Are Not Alone nya tapi versi Buble, bukan Mikha. Makasih Mikha
sudah menyanyikan lagu itu. Indah banget, bikin gua selalu mensyukuri
keindahan yang Terciptakan oleh Allah. Semoga kerukunan antar umat
beragama tercipta ya, jujur gua paling ga suka musuhin agama lain.
Islam cinta damai, yang lain juga cinta damai kan? Pasti. Hehe, sekian
semoga bermanfaat.
sekedar suka suasananya aja, gua gak pernah datang ke gereja, masuk
pun gua ga pernah, gua cuma pernah liat yang namanya gereja itu lewat
televisi. Dan biasanya saat gua liat di tv tu gereja pasti selalu
disandingin sama permainan instrumen musik khas gereja. Gua sukanya
juga pas timing nya. Kenapa gua bilang hanya pas timingnya? Soalnya,
ga setiap kali liat gereja gua ngerasain hal yang sama. Semoga aja sih
bukan sesuatu hal yang salah, soalnya gua udah terpilih menjadi
seorang muslim, dan yang jelas gua juga memilih Islam sebagai agama
gua. Gua nggak mau keluar dari Islam, Alasannya apa? Nggak tau, tapi
gua manteb milih agama Islam. Semoga akhlak gua bisa lebih baik, bisa
seperti Baginda Rasul Nabi Muhammad saw. O ya, gua suka lagu You Are
Not Alone nya Buble tapi yang udah dinyanyi'in Mikha Angelo. Kenal
kan? Terus apa hubungannya sama postingan gua? Insya Allah ada. Gini
ni, ga tau kenapa pas Mikha nyanyi ini pas Audisi, suasana "gereja"
dan suasana negara Barat itu kerasa. Ngebuat rasa bersyukur sama Allah
sang Maha pencipta Suasana itu muncul. Terus baru tadi gua liat salah
satu tayangan di tv yang bahas masalah remaja cewek, lagi hits di
yuoutube plontos rambutnya gara-gara kemo terapi untuk ngobatin
kankernya yang dinobatkan jadi covergirl paling menginspirasi di AS
ato mana sih negaranya gua lupa. Tu tayangan di backsound-in sama lagu
You Are Not Alone nya tapi versi Buble, bukan Mikha. Makasih Mikha
sudah menyanyikan lagu itu. Indah banget, bikin gua selalu mensyukuri
keindahan yang Terciptakan oleh Allah. Semoga kerukunan antar umat
beragama tercipta ya, jujur gua paling ga suka musuhin agama lain.
Islam cinta damai, yang lain juga cinta damai kan? Pasti. Hehe, sekian
semoga bermanfaat.
Manusia ini (2)
Super jengkel saat orang lain berkata "hidup lu tu monoton" atau cuma
sekadar ngajak "ayo dong, hidup lu jangan gini-gini aja". Apa? Gitu
doang? Nggak pingin ngajak buat ngerjain sesuatu aja? Biar ajakannya
nggak sia-sia. Biar ajakannya langsung berefek pada yang diajak.
Ajakannya masih terlalu umum. Nggak salah juga sih kalo ajakannya
masih terlalu umum, karena yang mengajak paham bahwa setiap manusia
memiliki cara yang berbeda-beda untuk mengubah hidupnya yang mungkin
"masih" dibilang monoton. Tapi, bagi kita yang masih belum bisa
tergerak dengan ajakan itu, tapi sedikit kesel sama ajakan yang rada
"sarkastik" tapi membangun itu, gak perlu bingung mesti nglakuin apa
supaya hidup kita ga monoton. Keep doin' it karena itu lebih berarti
daripada ga ngelakuin apa-apa sama sekali. Keyakinan, bahwa sebenarnya
ada pergerakan-pergerakan kecil dari apa yang dilihat orang sebagai
monoton, perlu ditanamkan. Yakinlah bahwa hidup kita tidak pernah
monoton. Keep doin' it, tetep istiqomah syukur-syukur bisa keep it up.
Dengan terus berjalan dan tidak berhenti, disitulah arti kegigihan.
Hidup kita bergerak, hidup kita ga monoton, jadi mulai sekarang ga
perlu sakit hati saat orang lain bilang hidup lu monoton, mereka hanya
nggak ngerti apa yang sudah lu lakukan.
sekadar ngajak "ayo dong, hidup lu jangan gini-gini aja". Apa? Gitu
doang? Nggak pingin ngajak buat ngerjain sesuatu aja? Biar ajakannya
nggak sia-sia. Biar ajakannya langsung berefek pada yang diajak.
Ajakannya masih terlalu umum. Nggak salah juga sih kalo ajakannya
masih terlalu umum, karena yang mengajak paham bahwa setiap manusia
memiliki cara yang berbeda-beda untuk mengubah hidupnya yang mungkin
"masih" dibilang monoton. Tapi, bagi kita yang masih belum bisa
tergerak dengan ajakan itu, tapi sedikit kesel sama ajakan yang rada
"sarkastik" tapi membangun itu, gak perlu bingung mesti nglakuin apa
supaya hidup kita ga monoton. Keep doin' it karena itu lebih berarti
daripada ga ngelakuin apa-apa sama sekali. Keyakinan, bahwa sebenarnya
ada pergerakan-pergerakan kecil dari apa yang dilihat orang sebagai
monoton, perlu ditanamkan. Yakinlah bahwa hidup kita tidak pernah
monoton. Keep doin' it, tetep istiqomah syukur-syukur bisa keep it up.
Dengan terus berjalan dan tidak berhenti, disitulah arti kegigihan.
Hidup kita bergerak, hidup kita ga monoton, jadi mulai sekarang ga
perlu sakit hati saat orang lain bilang hidup lu monoton, mereka hanya
nggak ngerti apa yang sudah lu lakukan.
Label:
manusia
Manusia ini
Hanyalah manusia, betul-betul sekedar manusia. Begitu ingin menjadi
"sesuatu". Ditemani rasa takut, bingung, ragu, dan terkadang optimis,
tekad, bahkan nekat silih berganti mengisi kehidupan. Dan yang silih
berganti itu tak sekadar masuk dan keluar, pastinya ada yang membekas.
Bekas. Seperti betul-betul membekas. Akan betul-betul parah jika tak
cerdas-cerdas menyikapinya. Traumatik yang begitu buruk akan menjadi
endapan memori yang tentunya akan mempengaruhi kualitas "kehidupan".
Kembali kepada hasrat untuk menjadi sesuatu, tentunya sesuatu yang
begitu berguna. Entah tidak sadar atau belum menjadi sesuatu, karena
selalu saja ada harapan untuk mencapai itu. Namun, memori seolah
menjadi pembela atau pahlawan kesiangan agar si empunya tak terlanjur
menggoreskan bekas tak terpuji, sebut saja traumatik tadi. Memori
menyadarkan "kamu itu manusia kan? Pastinya kamu pernah memanfaatkan
hidupmu untuk seseorang atau sesuatu".
Kembali terhenyak, dan mencoba merenunginya kembali. Semoga segera
muncul "cahaya Ilahi" itu. Aamiin. :)
"sesuatu". Ditemani rasa takut, bingung, ragu, dan terkadang optimis,
tekad, bahkan nekat silih berganti mengisi kehidupan. Dan yang silih
berganti itu tak sekadar masuk dan keluar, pastinya ada yang membekas.
Bekas. Seperti betul-betul membekas. Akan betul-betul parah jika tak
cerdas-cerdas menyikapinya. Traumatik yang begitu buruk akan menjadi
endapan memori yang tentunya akan mempengaruhi kualitas "kehidupan".
Kembali kepada hasrat untuk menjadi sesuatu, tentunya sesuatu yang
begitu berguna. Entah tidak sadar atau belum menjadi sesuatu, karena
selalu saja ada harapan untuk mencapai itu. Namun, memori seolah
menjadi pembela atau pahlawan kesiangan agar si empunya tak terlanjur
menggoreskan bekas tak terpuji, sebut saja traumatik tadi. Memori
menyadarkan "kamu itu manusia kan? Pastinya kamu pernah memanfaatkan
hidupmu untuk seseorang atau sesuatu".
Kembali terhenyak, dan mencoba merenunginya kembali. Semoga segera
muncul "cahaya Ilahi" itu. Aamiin. :)
Label:
manusia
Sebuah Tempat Berjuluk Kamar
Setuju ngga sih, kalau kamar itu adalah sahabat yang menempati posisi
tersendiri di hati kita?
Kita bisa ancur-ancuran berperilaku apa aja di kamar. Bisa
jerit-jerit, sedih, mengubur semua masalah di kamar, apapun.
Baik buruknya kita seolah-olah cermin lemari di kamar menjadi
saksinya. Segala lamunan mampu terbaca oleh atap kamar. Aroma busana
yang tergantung seolah menjadi media dari lamunan itu sendiri, dari
perenungan itu. Kasur? Guling? Bantal? Selimut? Betul, mereka pun
turut andil menjadi kawan bisu, sahabat tak bernyawa dari diri yang
diliputi kegalauan, kemarahan, kegembiraan, penyesalan, apapun itu.
Semua. Semua yang ada di dalam kamar menjadi organ yang seolah hidup
bagi guah.
Kamar tak jarang mampu memberikan energi positifnya ke gua, masuk
sedih, keluarnya indah. Masuk galau, keluarnya masih galau sih hehe,
tapi berkurang.
Barang-barang tak bernyawa di dalam kamar, membuat kita nyaman
berkeluh kesah sebebas bebasnya, karena mereka tak punya mulut untuk
membongkar aib kita.
Sejatinya, gua ngga pernah cerita sama itu barang-barang, adalah Yang
Maha dari segala Maha yang sebenernya tempat gua berbagi kisah. Dan
rasa nyaman itu Dia berikan lewat barang-barang di kamar. Jadi, salah
kalau orang bilang gua gila, mereka hanya ga tahu.
Beginilah cara gua memandang sebuah tempat berjuluk kamar, tepatnya
kamar pribadi.
Semoga manfaat ya.
tersendiri di hati kita?
Kita bisa ancur-ancuran berperilaku apa aja di kamar. Bisa
jerit-jerit, sedih, mengubur semua masalah di kamar, apapun.
Baik buruknya kita seolah-olah cermin lemari di kamar menjadi
saksinya. Segala lamunan mampu terbaca oleh atap kamar. Aroma busana
yang tergantung seolah menjadi media dari lamunan itu sendiri, dari
perenungan itu. Kasur? Guling? Bantal? Selimut? Betul, mereka pun
turut andil menjadi kawan bisu, sahabat tak bernyawa dari diri yang
diliputi kegalauan, kemarahan, kegembiraan, penyesalan, apapun itu.
Semua. Semua yang ada di dalam kamar menjadi organ yang seolah hidup
bagi guah.
Kamar tak jarang mampu memberikan energi positifnya ke gua, masuk
sedih, keluarnya indah. Masuk galau, keluarnya masih galau sih hehe,
tapi berkurang.
Barang-barang tak bernyawa di dalam kamar, membuat kita nyaman
berkeluh kesah sebebas bebasnya, karena mereka tak punya mulut untuk
membongkar aib kita.
Sejatinya, gua ngga pernah cerita sama itu barang-barang, adalah Yang
Maha dari segala Maha yang sebenernya tempat gua berbagi kisah. Dan
rasa nyaman itu Dia berikan lewat barang-barang di kamar. Jadi, salah
kalau orang bilang gua gila, mereka hanya ga tahu.
Beginilah cara gua memandang sebuah tempat berjuluk kamar, tepatnya
kamar pribadi.
Semoga manfaat ya.
Label:
kamar
Beratnya Proses itu
Proses di dalamnya jelas harus ada sebuah pembuktian, ia
dinamakan sebuah proses karena ia akan menjadi sebuah anak tangga baru
yang perlahan membantu kita menuju tingkat terisitmewa menurut pribadi
masing-masing.
Berat? Emang iya. Aku punya kemauan tapi membayangkan beratnya
itu seperti tak sanggup menjalankannya. Butuh sahabat, yang selalu
"ada", yang siap menepuk pundakku di saat aku punya kemauan
menjalankan proses, yang selalu tersenyum saat aku butuh ditenangkan.
Jiwa sosialku muncul, aku menyadari bahwa aku tak bisa hidup
sendiri, sebenarnya kesadaran ini muncul sudah lama.
Di manakah kamu wahai sahabatku, sahabat dengan akhlak nya yang
luhur. Baiklah, aku tak berdiam diri, aku rela, aku ikhlas saat ada
hal yang membuatku tersakiti akibat dari kegetolanku menemukanmu,
benar, sekali lagi itulah proses, proses yang sama sekali bukan hal
yang ringan, BAGIKU. Tapi, aku akan berusaha mensugestikannya menjadi
ringan.
Aku harus berusaha sendiri kini, tapi aku punya Allah. Allah
memang sahabat yang haqiqi, sejatinya. Hanya aku saja yang begitu
sulit menjadikannya sahabat. Maaf, alasannya terlalu picik, jadi aku
tidak mau menyebutkan aibku.
Ya Allah yang Maha Suci, Berikanlah hamba sahabat yang baik dan
cocok, untuk meringankan beban hamba. Tentu semua karenaMu. Dan terima
kasih, syukur hamba kepadaMu.
dinamakan sebuah proses karena ia akan menjadi sebuah anak tangga baru
yang perlahan membantu kita menuju tingkat terisitmewa menurut pribadi
masing-masing.
Berat? Emang iya. Aku punya kemauan tapi membayangkan beratnya
itu seperti tak sanggup menjalankannya. Butuh sahabat, yang selalu
"ada", yang siap menepuk pundakku di saat aku punya kemauan
menjalankan proses, yang selalu tersenyum saat aku butuh ditenangkan.
Jiwa sosialku muncul, aku menyadari bahwa aku tak bisa hidup
sendiri, sebenarnya kesadaran ini muncul sudah lama.
Di manakah kamu wahai sahabatku, sahabat dengan akhlak nya yang
luhur. Baiklah, aku tak berdiam diri, aku rela, aku ikhlas saat ada
hal yang membuatku tersakiti akibat dari kegetolanku menemukanmu,
benar, sekali lagi itulah proses, proses yang sama sekali bukan hal
yang ringan, BAGIKU. Tapi, aku akan berusaha mensugestikannya menjadi
ringan.
Aku harus berusaha sendiri kini, tapi aku punya Allah. Allah
memang sahabat yang haqiqi, sejatinya. Hanya aku saja yang begitu
sulit menjadikannya sahabat. Maaf, alasannya terlalu picik, jadi aku
tidak mau menyebutkan aibku.
Ya Allah yang Maha Suci, Berikanlah hamba sahabat yang baik dan
cocok, untuk meringankan beban hamba. Tentu semua karenaMu. Dan terima
kasih, syukur hamba kepadaMu.
Label:
proses
Meninggalnya Si Ustadz Gaul, UJE
Sedih, berasa kehilangan. Kenapa ya? Apa cuma perasaan sementara?
Biasanya kalo ada public figure yang meninggal, gua belum pernah
seterenyuh ini. Lihat anak-anak Uje yang masih kecil-kecil dan masih
butuh teladan dari sang ayah berasa semakin menjadi-jadi perasaan
sedih ini. Apalagi pas istri almarhum Uje sempet kayak orang
keliyengan, dan yang bikin gua sampe netesin air mata (gua ga pernah
nangis klo liat public figure meninggal, paling cuma ikut berbela
sungkawa) adalah pas Umi Pipik nunjukin sebuah gambar awan hasil
jepretan yang disimpan di ponselnya. Awan itu menyerupai orang yang
duduk berdoa. Menurut Umi, gambar itu diambil saat pemakaman Uje.
Wallaahu a'lam.
Suami saya orang baik, seperti itu ujar Umi.
Awal guah liat Uje itu kapan gua juga lupa. Yang jelas, yang gua
inget, pertama kali gua liat beliau tausiyah (sekali lagi di tv), saya
bisa menilai Ustadz ini enerjik, fasih bacaan dalilnya, lumayan
ganteng, ustadz ini punya gaya tersendiri buat menarik hati orang
lain. Dan saya suka. Dan orang lain pun seolah mengiyakan pendapat
saya. Misalnya, waktu itu ayah saya sih. Beliau memberikan saya sebuah
busana muslim, katanya model Uje. Kemudian media pun menjulukinya
ustadz gaul, karena enerjik dan pemilihan katanya dalam berdakwah,
dari sini saya semakin yakin bahwa beliau memang layak untuk
diteladani, tentunya tanpa melupakan teladan teragung bagi umat Islam
yakni, Nabi Muhammad saw.
UstAd Jeffry Al Bukhori, semoga amal ibadahmu diterima di sisi Allah
SWT, dan semoga kami bisa meniru teladan baikmu. Aamiin.
UJE [MENGINSPIRASI]
Biasanya kalo ada public figure yang meninggal, gua belum pernah
seterenyuh ini. Lihat anak-anak Uje yang masih kecil-kecil dan masih
butuh teladan dari sang ayah berasa semakin menjadi-jadi perasaan
sedih ini. Apalagi pas istri almarhum Uje sempet kayak orang
keliyengan, dan yang bikin gua sampe netesin air mata (gua ga pernah
nangis klo liat public figure meninggal, paling cuma ikut berbela
sungkawa) adalah pas Umi Pipik nunjukin sebuah gambar awan hasil
jepretan yang disimpan di ponselnya. Awan itu menyerupai orang yang
duduk berdoa. Menurut Umi, gambar itu diambil saat pemakaman Uje.
Wallaahu a'lam.
Suami saya orang baik, seperti itu ujar Umi.
Awal guah liat Uje itu kapan gua juga lupa. Yang jelas, yang gua
inget, pertama kali gua liat beliau tausiyah (sekali lagi di tv), saya
bisa menilai Ustadz ini enerjik, fasih bacaan dalilnya, lumayan
ganteng, ustadz ini punya gaya tersendiri buat menarik hati orang
lain. Dan saya suka. Dan orang lain pun seolah mengiyakan pendapat
saya. Misalnya, waktu itu ayah saya sih. Beliau memberikan saya sebuah
busana muslim, katanya model Uje. Kemudian media pun menjulukinya
ustadz gaul, karena enerjik dan pemilihan katanya dalam berdakwah,
dari sini saya semakin yakin bahwa beliau memang layak untuk
diteladani, tentunya tanpa melupakan teladan teragung bagi umat Islam
yakni, Nabi Muhammad saw.
UstAd Jeffry Al Bukhori, semoga amal ibadahmu diterima di sisi Allah
SWT, dan semoga kami bisa meniru teladan baikmu. Aamiin.
UJE [MENGINSPIRASI]
Label:
uje,
ustadz jeffry
Uji Coba Formula Ubah Mindset
Pagi-pagi mau bagi semangat dan cerita! Semoga... Nyampe ya!
Hei kalian, aku baru nguji coba satu formula nih. Formula ini sedang
aku uji coba soalnya belum terbukti manjur atau kagak. Semoga aja
manjur!! Wish me luck, kalo manjur, kalian bisa pake juga kok, gratis
malah. Gak butuh bahan-bahan yang ribet, cukup akal dan hati.
Formula ini aku coba untuk merubah mindset, tentunya dari mindset
buruk ke mindset baik. Hehe.
Tergagas dari seorang pembicara di sebuah acara televisi beberapa
tahun lalu (hehe, subhanallaah ya masih inget). Beliau bilang agar
mindset kita berubah kita harus mengatakan mindset baik
sebanyak-banyaknya setiap saat selagi inget, ya diusahain selalu
inget. Misal, kita pengen nanemin mindset BERANI, ya tinggal bicara di
depan kaca atau nggak di depan kaca juga gak papa sih, BERANI, BERANI,
BERANI!! Tentunya dengan keyakinan ya!
Kalo menurutku sih, itu bakal tertanam di alam bawah sadar kita. Nggak
bisa dipungkirin sih, kalo alam bawah sadar pun turut andil dalam
setiap tindak-tanduk kita.
So, mari coba bareng-bareng yuk, ajakan aku buat nunggu aku nguji coba
ditarik deh, bukannya enakan bagi-bagi pengalaman?
Semoga bermanfaat dan manjurr. Haha
yang mau komen siilaahkaan komeen!
Hei kalian, aku baru nguji coba satu formula nih. Formula ini sedang
aku uji coba soalnya belum terbukti manjur atau kagak. Semoga aja
manjur!! Wish me luck, kalo manjur, kalian bisa pake juga kok, gratis
malah. Gak butuh bahan-bahan yang ribet, cukup akal dan hati.
Formula ini aku coba untuk merubah mindset, tentunya dari mindset
buruk ke mindset baik. Hehe.
Tergagas dari seorang pembicara di sebuah acara televisi beberapa
tahun lalu (hehe, subhanallaah ya masih inget). Beliau bilang agar
mindset kita berubah kita harus mengatakan mindset baik
sebanyak-banyaknya setiap saat selagi inget, ya diusahain selalu
inget. Misal, kita pengen nanemin mindset BERANI, ya tinggal bicara di
depan kaca atau nggak di depan kaca juga gak papa sih, BERANI, BERANI,
BERANI!! Tentunya dengan keyakinan ya!
Kalo menurutku sih, itu bakal tertanam di alam bawah sadar kita. Nggak
bisa dipungkirin sih, kalo alam bawah sadar pun turut andil dalam
setiap tindak-tanduk kita.
So, mari coba bareng-bareng yuk, ajakan aku buat nunggu aku nguji coba
ditarik deh, bukannya enakan bagi-bagi pengalaman?
Semoga bermanfaat dan manjurr. Haha
yang mau komen siilaahkaan komeen!
Label:
proses
Menyesal Selalu Datang Belakangan (lagi)
Bertemu dengan kesalahan lagi. Apa setiap kali secara periodik saya
harus berbuat salah seperti ini. Bukannya apa, saya janya takut jika
saya dapat adzab, astaghfirullaahal'adziim, maafkan hamba ya Allah,
hamba berpikir Engkau akan sejahat itu.
Sebuah tekad, di mana tekad? Berubah dong berubah jadi baik, do
positive action dong. Pasti bisa, ayo, saya pasti bisa. Semoga dengan
menulis kayak gini bisa mengalihkan semuanya. Semoga saya tidak pernah
melupakan buat buka gmail lalu posting blogger lewat gmail. Otakku
harus dipaksa berpindah haluan dari negatif ke positif, dari yang
dilarang ke yang diperintahkan.
Ya Allah, semoga sifat Maha Pemaaf-Mu tiada pernah hilang, hamba harus
yakin itu. Maha Penyayang-Mu abadi selamanya. Menjadi Sang Pemegang
Kuasa atas segala bentuk kesedihan kami. Iman, Islam, Kesehatan, Kaya,
dst yang baik-baik selalu terlimpahkan pada hamba sekeluarga. Dari
lubuk hati yang terdalam, Harapan Agar Dapat Selalu Bergantung
Pada-Mu.
Allah, maafkan hamba
Sayangi hamba
maafkan hamba
maafkan hamba..
harus berbuat salah seperti ini. Bukannya apa, saya janya takut jika
saya dapat adzab, astaghfirullaahal'adziim, maafkan hamba ya Allah,
hamba berpikir Engkau akan sejahat itu.
Sebuah tekad, di mana tekad? Berubah dong berubah jadi baik, do
positive action dong. Pasti bisa, ayo, saya pasti bisa. Semoga dengan
menulis kayak gini bisa mengalihkan semuanya. Semoga saya tidak pernah
melupakan buat buka gmail lalu posting blogger lewat gmail. Otakku
harus dipaksa berpindah haluan dari negatif ke positif, dari yang
dilarang ke yang diperintahkan.
Ya Allah, semoga sifat Maha Pemaaf-Mu tiada pernah hilang, hamba harus
yakin itu. Maha Penyayang-Mu abadi selamanya. Menjadi Sang Pemegang
Kuasa atas segala bentuk kesedihan kami. Iman, Islam, Kesehatan, Kaya,
dst yang baik-baik selalu terlimpahkan pada hamba sekeluarga. Dari
lubuk hati yang terdalam, Harapan Agar Dapat Selalu Bergantung
Pada-Mu.
Allah, maafkan hamba
Sayangi hamba
maafkan hamba
maafkan hamba..
Pikir Sebelum Bertindak
Terkadang rasa deg-degan selalu muncul dibenak saya ketika saya baru saja membuat rencana untuk melakukan suatu pengalaman baru. Akan bisakah saya? Pantaskah saya melakukan itu?
Pertanyaan seperti itu terkadang muncul. Saya bukanlah pribadi yang melakukan sesuatu tanpa berpikir. Karena kita harus selalu berusaha untuk selalu berpikir matang sekalipun kita dituntut untuk merencanakan dan memutuskan sesuatu secara tiba-tiba. Karena itu kita disebut sebagai manusia.
Resiko, tentunya sudah kita pikirkan saat kita hendak memutuskan sesuatu. Tapi, jangan menjadikan itu portal untuk kita melangkah, untuk kita yang lebih baik. Toh, Tuhan selalu MAha Mengetahui.
Haha, saat kita ngomong, emang ga semudah saat kita ngejalaninya, berratth. Tapi, seenggaknya, kita tahu apa yang dimau sama hati kita, kalo bohong pasti bakal kerasa.
Ikhlas, itu kayanya kuncinya deh ya? Gimana enggak? Lha wong resikonya pasti ada kok. Sama move on, itu bukti nyata kalo kita selalu berpikir positif.
Semoga hidup kita selalu berada di jalan Allah, dan tepat sampai ditujuan sesuai. Aamiin.
Budaya Memberi Uang
Wah, tahu
judulnya jangan langsung ngejudge
buruk ya. Pengalaman aja sih ini. Sejak
kecil, saya selalu diajak main ke
rumah orang tua ayah. Kenapa sering? Karena jarak antara rumah kami dengan rumah
kakek-nenek terbilang dekat. Menyenangkan, kalo
datang ke sana selalu disuruh makan, ga
heran juga dulu saya sempet gemuk banget, apalagi setelah khitan makannya
bisa enam kali sehari, haha.
Kakek itu
pensiunan PNS, jadi ga heran juga di
usia mereka yang sekarang sudah sepuh masih bisa hidup cukup mandiri. Yang ini salud. Kakek-nenek itu sejak saya masih
SD mereka tinggal berempat sama kedua cucunya alias sepupuku. Gak tahu kenapa dua orang sepupuku itu
dititipkan di situ. Mereka berdua lebih tua daripada saya, sekarang mereka udah
punya anak malah. Keren Ya
Kakek-nenekku.
Nah, ada budaya menarik nih, yang sudah ditanemin sama para pendahulu saya, seperti kakek-nenekku ini,
yaitu selalu ngasih duit kepada cucu-cucunya yang berkunjung
ke sana. Entahlah, saya sendiri juga kurang begitu paham tujuan dari mereka ngasi duit. Padahal orang tua kita mampu
kok.
Bahkan
hingga detik ini, hingga saya udah segede
ini budaya itu masih saja ada. Bahkan nominal yang diberi itu berkali-kali
lipat besarnya daripada saat saya masih kecil dulu. Wh, wah, wah.
Alhamdulillaah. Hehe. Tapi, tahu ga sih
ternyata dalam diri saya, tersimpan rasa sungkan yang luar biasa (lebai banget -_-). Mungkin karena
melihat kondisi mereka berdua yang saat ini berkebalikan dengan keadaan mereka
dahulu.
Kakek-nenek
sudah sepuh, kakek udah mulai rabun, pendengarannya pun udah berkurang fungsinya. Nenek, belakangan ini baru operasi,
tulangnya patah karena terpeleset, tapi sumpah, niat mereka buat bahagiain cucunya dengan cara ngasih duit masih berjalan.
Kalau saya
lihat, mungkin tujuan mereka yang utama adalah pengen berbagi kebahagiaan aja
kali ya ama cucunya. Mereka pingin ngasi
tau sama cucu-cucu mereka kalau ga
hanya ayah ibu aja yang cucu-cucunya punya, tetapi mereka juga punya
kakek-nenek ( ini yang sering terlupa oleh kita). Tapi, yang saya takutkan,
budaya yang sejak kecil tertanam ini, bisa menjadi kebiasaan buruk di masa
depan. Ditakutkan, budaya ini akan menghilangkan IKHLASISME
( Sori, bahasa gua ga keruan). Tapi, semoga aja, engga kejadian deh, selama
kita udah ditanamkan nilai-nilai keikhlasan sejak kecil.
Bagi saya,
kebudayaan memiliki dua sisi. Jika kita paham sisi terbaik, maka kebudayaan itu
bukanlah suatu hal yang kontroversial, melainkan kita memandangnya sebagai sebuah
keragaman.
Persahabatan itu Jodoh yang Ada di Tangan Tuhan
Jujur, entah berapa kali saya merasakan perasaan seperti sekarang. Saya merasa bahwa saya menrindukan sosok sahabat. Berkali-kali pula di dalam tulisan saya menyiratkan bahwa saya sangat-sangat menginginkan sosok sahabat. Mengayomi, diayomi, berbagi, dibagi, mendoakan, didoakan, menguatkan, dan dikuatkan. Sumpah, saya benar-benar tidak bisa hidup sendiri, hidup tanpa dunia-dunia lain di luar dunia saya hanya membuat saya begitu teraniaya.
Mungkin benar, jika sahabat itu layaknya jodoh. Seperti pasangan hidup pada masing-masing karakter yang dimiliki oleh sang waktu. Pasangan hidup seperti istri, sahabat, obat, kendaraan, dan sebagainya bisa jadi itu saya dapatkan karena saya berjodoh dengan hal-hal tersebut. Jodoh sudah diatur Tuhan bukan? Tapi, selalu ada usaha dibalik ketentuan Tuhan itu, agar hidup kita berasa hidup. Agar tak ada pandangan bahwa segalanya bisa didapatkan tanpa berbuat apa-apa, sekalipun tak dapat dipungkiri ada hal-hal seperti itu. Tapi, saya yakin segala seuatu yang terjadi pada manusia ada sebab dan akibat, Begitu juga jika saya menginginkan sahabat. Maka saya harus mulai berani mencoba bersinggungan dengan dunia luar. Sudah dicoba sih, meskipun hanya berupa langkah kecil, tapi mungkin belum saatnya bagi saya untuk diberi sahabat oleh Tuhan. Atau sudah ada namun saya tidak menyadarinya? Atau juga Tuhan sedang menyiapkan sesuatu yang besar bagi saya? Hanya Allah yang Maha Mengetahui. :)
Selalu bersyukur adalah salah satu jalan untuk menghilangkan kegalauan (selain main game, haha).
Pada timing yang tepat ini, perkenankan saya untuk menuliskan satu bait puisi setidaknya untuk mengobati si hati, dan menemani rasa syukur..
Hutan belantara, Tuhan merancangnya..
Ular, buaya, angin dingin, udara lembab, tak hanya itu pengisinya..
Tuhan menyertakan sungai jernih, area kosong tanpa atap pohon agar sinar matahari memapar,
hewan-hewan jinak
Dan bersyukurlah,
Manusia tak pernah puas, mintalah selagi itu baik, dan kembalilah bersyukur..
Mungkin benar, jika sahabat itu layaknya jodoh. Seperti pasangan hidup pada masing-masing karakter yang dimiliki oleh sang waktu. Pasangan hidup seperti istri, sahabat, obat, kendaraan, dan sebagainya bisa jadi itu saya dapatkan karena saya berjodoh dengan hal-hal tersebut. Jodoh sudah diatur Tuhan bukan? Tapi, selalu ada usaha dibalik ketentuan Tuhan itu, agar hidup kita berasa hidup. Agar tak ada pandangan bahwa segalanya bisa didapatkan tanpa berbuat apa-apa, sekalipun tak dapat dipungkiri ada hal-hal seperti itu. Tapi, saya yakin segala seuatu yang terjadi pada manusia ada sebab dan akibat, Begitu juga jika saya menginginkan sahabat. Maka saya harus mulai berani mencoba bersinggungan dengan dunia luar. Sudah dicoba sih, meskipun hanya berupa langkah kecil, tapi mungkin belum saatnya bagi saya untuk diberi sahabat oleh Tuhan. Atau sudah ada namun saya tidak menyadarinya? Atau juga Tuhan sedang menyiapkan sesuatu yang besar bagi saya? Hanya Allah yang Maha Mengetahui. :)
Selalu bersyukur adalah salah satu jalan untuk menghilangkan kegalauan (selain main game, haha).
Pada timing yang tepat ini, perkenankan saya untuk menuliskan satu bait puisi setidaknya untuk mengobati si hati, dan menemani rasa syukur..
Hutan belantara, Tuhan merancangnya..
Ular, buaya, angin dingin, udara lembab, tak hanya itu pengisinya..
Tuhan menyertakan sungai jernih, area kosong tanpa atap pohon agar sinar matahari memapar,
hewan-hewan jinak
Dan bersyukurlah,
Manusia tak pernah puas, mintalah selagi itu baik, dan kembalilah bersyukur..
CEMMM UNGGG UDDHHH !!!
Rumahan,
bukan berarti nggak berguna ya!
Jangan pandang miring sama orang rumahan! Paling tidak, pandang mereka sama
seperti apa yang kalian lakukan, sekalipun pada kenyataannya mereka memang ga berguna.Hehe, “kenyataannya”, saya beri
tanda petik ya, maksudnya bukan kenyataan pada apa yang kalian lihat, melainkan
pada apa yang mereka rasakan. So, begitulah kita seharusnya menghargai setiap
eksistensi seorang manusia. Tercipta kerukunan, Insya Allah!
Pengalamanku
sebagai orang rumahan. Gembira ria, iya. Bosen, iya. Semangat juga iya. Saya
pribadi always berpikir postif,
maksudnya, bisa
gak bisa, mesti terus semangat. Makan, semangat. Tidur, semangat.
Belajar, semangat. Liat TV, juga semangat. Lagi bosen, juga mesti semangat.
Jadi semangat terus deh pokoknya, jadi pikiran negative bisa dialihkan.
Tindakan menghukum diri juga terabaikan. Pokoknya semangat deh. Jadi, ga ada
lagi pertanyaan bodoh semisal, KENAPA GUA NGANGGUR? KENAPA GUA GALAU? KENAPA
GUA TIDUR MULU? Dijamin ga ada, ya kalo ada sih Cuma buat nyadarin elu, supaya
SEMANGAAAAt!!!
Always
semangat, apalagi kalo punya sahabat, bisa supa dupa semangaaaattt!!!
Gerakan semangat
dari saya, SEMANGGGGGAAAAAAAATTTTT!!!!!!!!
Kalo gua
udah gajadi anak rumahan, liat aja, Indonesia bakal lebih membahnnnaa!!
Inilah
pemuda, Lihat aku dunia!! Anak rumahan yang semangat mencari KEBERANIAN, di
rumah hehe!!
Sebagai
modal untuk keluar dari rumah, For doin’ something useful!
Semangat
mencari Kemuliaan, di rumah juga hehe!
Sebagai
modal uuntuk membuka pintu rumah dengan sopan, untuk memandang luar rumah,
dengan penuh etika. Semangaatttt!
Rumah adalah
tempat untuk membentuk “modal” untuk menjadi jiwa yang lebih baik.
Buat kalian
anak rumahan, SEJATINYA KALIAN SANGAT INGIN KELUAR RUMAH KAN? INGIN INGIN DAN
INGIN SEKALI.
Saya punya
hati, saya punya pikiran, sehingga saya dapat memutuskan saat yang tepat untuk
KELUAR RUMAH. To get Glory! SEMANGAT YA!! Sekalipun kalian di dalam rumah!!!!
Semangat, semangat dan semangat!!!
JANGAN
DIBACA SERIUS!! Buat mengalihkan pikiran negative kita aja..
So, lebih
baik kalo kita ga jadi anak rumahan sih!!! Tapi, YANG TAHU ELO ADALAH ELO
SENDIRI! YAKIN AJA DEH POKOKNYA! SEMANGAAAAAATTHHH!!
Fans dan sang Idola
Bagi mereka yang mempunyai fans, mereka adalah orang yang beruntung. Di saat mereka jatuh, fans
setia akan tetap mendukungnya, terlebih lagi mereka akan mendoakannya. Para fans mungkin tidak pernah dikenal oleh
sang idola, tapi ada doa tulus yang selalu menyertai langkah sang idola untuk tetap
terus ‘diakui’. Tak peduli idola yang dipuja itu sudah terkenal atau belum.
Tentunya para fans berharap bagi
idola mereka yang terkenal agar tetap menjadi ‘inspirasi’ bagi mereka, dan bagi
mereka yang mungkin masih muncul sebagai figuran atau new comer tentunya para fans berharap agar sang calon idola yang
telah menjadi idola di hati mereka lebih mampu untuk menginspirasi manusia
dalam jumlah yang lebih banyak lagi, sehingga tak hanya mereka yang
terinspirasi.
Aku sendiri bingung mengapa ada begitu banyak sosok yang diidolakan, padahal kebanyakan dari manusia
telah memiliki sosok yang juga menginspirasi ketimbang para figuran ataupun new comer,ataupun sosok-sosok yang lain,
singkatnya mereka memilih satu sosok atau beberapa sosok daripada sosok-sosok
lain yang juga menginpirasi. Apakah ini berkaitan dengan apa yang dinamakan subjektifitas?
Jawabnnya, mungkin.
Manusia diciptakan beragam. Beragam, berarti tak sama.
Beragam, berarti ada insting untuk
mencari kesamaan (baca: persatuan). Hal tersebut dapat menjadi salah satu dasar
adanya kumpulan fans untuk setiap
sosok. Manusia diberi Tuhan masalah, dihikmahi pengalaman, dan diberkati perasaan.
Dan kembali lagi, bahwa ketiga hal tersebut beragam. Hingga segala bentuk
sistem alam dan buatan saling berkesinambungan antar sesamanya maupun
antarkeduanya, seperti insting dan
sistem komunikasi misalnya, dapat melahirkan suatu ‘kasta’ modern pada salah satu sisi kehidupan layaknya,Waisya, Sudra,
Ksatria,dan Brahmana , yakni fans dan
sosok yang secara subjektif mampu menginspirasi para fans bejuluk idola. Sehingga diperlukan sosok-sosok beragam yang
bisa mereka anggap sebagai sosok yang terbaik dari yang terbaik. Hal yang perlu ditekankan, ini adalah kasta modern, yang seharusnya disikapi layaknya
orang-orang yang berpemikiran modern, yakni berakal dan beradab, sehingga kasta
modern seharusnya tak ada yang berbuat dzalim
pada setiap kasta lain yang terbentuk.
Maka dari itu, kebanyakan dari idola, menjadikan para fans sebagai sahabat mereka. Semoga sang
idola tetap selalu ramah dan bershabat, dan kalau bisa bersahabat dalam arti
yang sebenarnya. Sebaliknya, para fans tidak terlalu memaksakan sang idola, karena idola
juga manusa, bukankah idolamu adalah sahabatmu, atau mungkin lebih tepatnya
adalah sosok yang benar-benar kamu dambakan untuk menjadi benar-benar
sahabatmu?
Ya, Aku Pria Normal
Ada
saatnya seorang pria jomblo dan tanpa teman membutuhkan kasih sayang. Ada
saatnya seorang pria jomblo dan tanpa teman tak mampu bersikap garang di mata orang lain.
Saat itulah, saat di mana hanya Tuhan tempatnya bersandar. Tuhan, tak pernah
mencelanya. Tuhan mampu menjadi tempatnya mengadu, menangis, dan meminta
solusi. Pria jomblo dan tanpa teman itu adalah aku. Kamu? Entahlah. Jika,
perasaan seperti ini tak hanya pria sepertiku saja yang merasakan, maka para
pria yang lain pun merasakan. Namun jika hanya aku yang merasakan, ada satu
pertanyaan dalam benakku, “Lalu,
bagaimana normalnya pria jomblo tanpa teman saat mereka menghadapi perasaan seperti itu?”.
Yang
aku tahu, seorang pria itu cuek. Tidak mellow.
Bahkan kebanyakan dari mereka ceria, atau minimal berekspresi datar lah (baca: cool). Itu yang aku tahu, itu yang aku
lihat. Sedih? Nangis? Sampai sekarang pria yang pernah menangis dan sedih dan
tak malu menunjukkannya di hadapanku hanya ayah, om, dan teman-teman kelas 3 sd
ku yang mungkin saat ini mereka telah bersikap selayaknya pria bertopeng.
Tunggu dulu, pria bertopeng versiku bukan seseorang yang jahat. Tetapi
pria-pria ini, termasuk aku adalah pria yang mencoba bersikap profesional.
Profesional akan nilai-nilai yang telah hidup sejak dulu. Nilai-nilai? Semoga!
Semoga, sikap gagah, tangguh, dan menjadi pelindung hanyalah sebuah nilai luhur
yang ditanamkan para gentlemen terdahulu
kepada para pria saat ini, bukan “ancaman”, bukan “paksaan”, dan bukan “doktrin
nista” yang nantinya hanya membuat kaum-kaum yang belum menghayati nilai luhur
tersebut menjadi tersisihkan bahkan tersakiti.
Menurutku,
nilai luhur adalah topeng baik yang digunakan manusia, dalam hal ini pria, untuk
menunjukkan keluhuran. Sehingga, menjadi sah saja, ketika si empunya topeng
berkeinginan untuk melepasnya, dan menjadi dirinya sendiri. Sekali lagi,
manusia yang baik tak berlebihan memakai topengnya, karena saat manusia baik telah
melepaskan topeng itu ada hati yang baik yang jauh lebih berharga dari sekedar
topeng. Jadi, sesuatu yang normal, jika seorang pria jomblo dan tanpa teman
hanya butuh Tuhan saat ia rindu kasih sayang cinta (ibu, ayah, saudara, teman,
sahabat, pacar, ataupun kekasih).
Yang
terakhir, Aku bersyukur terlahir normal. Aku bersyukur terlahir sebagai makhluk
berakal dan berTuhan. Aku bersyukur detik ini masih memiliki Tuhan. Satu
pintaku, kelak, jika aku telah memiliki objek-objek yang belum aku miliki saat
ini, dan nantinya akan begitu aku cintai, aku tak lupa membagi kisah cintaku
kepada Tuhan. Kisah cinta yang penuh senyuman maupun derasnya air mata.
Label:
Afif Maghrobi
Indahnya Lagu "Butterfly Kisses"
Ini lagu ballad paling touchy yang saya punya. Wew, Kalian pernah denger lagunya westlife yang butterfly kisses? atau mungkin cuma sekedar tahu. Hmmm, lagunya OK ya? Dari albumnya yang berjudul Deluxe Edition, jadi sedih pas ngerti liriknya. Berbulan-bulan nyoba listening , cuma ngerti dikit lirik-lirik yang dinyanyikan. Dan akhirnya hari ini, whoaa, tepatnya pagi ini, rasa penasaran itu hilang. Kembali ke lagunya, kenapa sih saya bilang lagunya ini bikin saya serasa ......
Ngisahin, seorang ayah yang udah ga punya istri, kayanya istrinya meninggal. Dan si ayah tinggal hidup sama anaknya, lebih tepat anak perempuannya yang mengalami fase-fase manusia pada umumnya, yakni semenjak ia menjadi baby girl yang lucu, sampe akhirnya ia pun menikah. Perubahan-perubahan selalu terjadi pada setiap fasenya, namun cinta kepada ayahnya tetap ada. Ia akan selalu menjadi gadis kecil ayahnya.
Hmm, ini liriknya
Dan yang mau download >>>klik di sini<<<
Ngisahin, seorang ayah yang udah ga punya istri, kayanya istrinya meninggal. Dan si ayah tinggal hidup sama anaknya, lebih tepat anak perempuannya yang mengalami fase-fase manusia pada umumnya, yakni semenjak ia menjadi baby girl yang lucu, sampe akhirnya ia pun menikah. Perubahan-perubahan selalu terjadi pada setiap fasenya, namun cinta kepada ayahnya tetap ada. Ia akan selalu menjadi gadis kecil ayahnya.
Hmm, ini liriknya
Butterfly Kisses - Westlife
There's two things I know for sure.She was sent here from heaven, and she's daddy's little girl.As I drop to my knees by her bed at night, she talks to Jesus, and I close myeyes.And I thank God for all the joy in my life,Oh, but most of all...
Butterfly kisses after bedtime prayer.Stickin' little white flowers all up in her hair."Walk beside the pony, daddy, it's my first ride.""I know the cake looks funny, daddy, but I sure tried."Oh, with all that I've done wrong, I must have done something rightTo deserve a hug every morning, and butterfly kisses at night.
Sweet sixteen today,She's looking like her mother a little more every day.One part woman, the other part girl.To perfume and makeup, from ribbons and curls.Trying her wings out in a great big world.But I remember...
Butterfly kisses after bedtime prayer.Stickin' little white flowers all up in her hair."You know how much I love you, daddy, but if you don't mind,I'm only going to kiss you on the cheek this time."Oh, with all that I've done wrong, I must have done something right.To deserve a hug every morning, and butterfly kisses at night.
She'll change her name today.She'll make a promise and I'll give her away.Standing in the bedroom just staring at her,she asked me what I'm thinking, and I said "I'm not sure,I just feel like I'm losing my baby girl." Then she leaned over... and gaveme...
Butterfly kisses, with her mother there, stickin little white flowers all up in her hair"Walk me down the aisle, daddy, it's just about time""Does my wedding dress look pretty, daddy?" "Daddy, don't cry."Oh, with all that I've done wrong, I must have done something rightTo deserve a hug every morning, and butterfly kisses..
a every hug in the morning, and butterfly kisses at night...
Dan yang mau download >>>klik di sini<<<
Label:
Afif Maghrobi,
Butterfly Kisses,
download,
Lagu Ballad,
Westlife
Kejadian yang Terabadikan, Berhikmah!
Aku berterimakasih kepada pencipta kamera, mereka berdedikasi dalam pencapaian kesuksesanku kelak. Kenapa? Karena pada timing yang tepat untuk melihat foto, tak jarang aku merasa begitu berharga di dunia ini, melihat bahwa aku pernah melakukan sesuatu yang berguna yang membuat benakku berkata, “Hei, dulu kamu begitupositif, bangun dong, kamu begitu berguna di dunia ini, hidupmu dikelilingi oleh cinta, cinta Tuhan, cinta sesama manusia, dan cinta alam, yang terakhir cinta yang kamu munculkan sendiri untuk dirimu!”.
Label:
Afif Maghrobi
Cukup Anggap Aku Teman atau Sahabatmu
Sahabat, teman, atau apapun serupa itu. Bukankah itu yang kamu butuhkan? Ya, itu yang kamu ucapkan pada salah satu statusmu di sebuah akun jejaring sosialmu. Itu pun nampak dari apa yang kamu lakukan disetiap aku melihat kamu, kamu terlihat seperti menginginkan seseorang yang menyediakan diri untuk menjadi teman, terlebih sahabat.
Hei, kamu tidak sendiri, akupun sama, aku merasa bahwa aku sedang butuh teman, terlebih sahabat. Ternyata benar apa yang dikatakan temanku, yang lagi-lagi perkataan itu aku lihat dari status teman fbku, bahwa hal yang paling menyakitkan adalah saat kita memiliki kebahagiaan dan kesedihan bahkan saat kita sedang tak memiliki cerita apaunpun namun tak ada teman atau sahabat untuk menceritaknnya atau sekedar membagi senyum.
Mungkin banyak orang di sekitar kita, banyak orang-orang dekat atau bahkan terdekat di sekitar kita, tapi mereka tidak begitu respect pada apa yang kita kerjakan. Bagiku pribadi, itu yang membuatku begitu takut untuk menceritakan segala sesuatu tentang diriku pada orang lain. Pada orang yang bisa saja dengan sekonyong-konyong kita jadikan sahabat.
Kita adalah saudara, sekalipun tak serahim tak penting dan tak perlulah kau menganggapku ini adikmu atau kakakmu, cukup anggap aku temanmu, anggap aku sahabatmu. Tak perlu menampakkan kepalsuan di hadapku, cukup dirimu.
Aku tak tahu bagaimana hidup kita kelak jika kita dewasa, akan tetap diam merindukan sosok teman, atau menghilangkan ego dan mencoba berbuat selayaknya kita ini teman, terlebih sahabat. Jika kau membaca ini, kuharap ini semakin mendekatkan kita.
Jika tulisan ini kau temukan saat kita telah benar-benar memiliki hidup kita masing-masing, semoga hal ini setidaknya dapat menjadi kengan masa "ababil" kita. Memang cukup sulit bagiku untuk akrab denganmu, namun semoga kita bisa. Dan sejak sebelum tulisan ini terbit aku begitu ingin akrab denganmu.
Label:
Afif Maghrobi,
Sahabat,
Teman
Allah Mencintaiku
" C I N T A KITA MELUKISKAN SEJARAH..
Menggelarkan cerita penuh suka cita,
Sehingga siapapun insan Tuhan
Pasti tahu........
Cinta kita sejati....."
Aku sandarkan setiap urusan cinta pada Tuhanku.
Aku jadikan setiap kegalauan yang ada, menjadi lantunan doa indah..
Agar segala kebaikan yang terlimpah,
Karena adanya cinta itu...
Label:
Afif Maghrobi
Puisi untuk "Bunda"
Bunda,
Aku melihat bunda lain begitu rela menaungi anak-anak bangsa mereka,
membiayai mereka dengan segala bentuk kenyamanan,
kemewahan,
keberadaan,
Bunda,
Aku menjadi saksi mata langsung
kejayaan keturunan dari bunda-bunda itu,
dari ekonomi, kebudayaan,
juga pertahanan bunda-bunda itu,
Bunda,
Tetapi,
seperti ada sesuatu yang tak mereka miliki seperti yang kumiliki,
KEHANGATAN,
Aku punya itu Bunda, Aku mempunyai itu..
Bunda,
Kehangatan yang kau berikan,
akan membuatku sukses dunia akhirat,
sukses menurutku,
aku yakin itu.
Bunda,
Kehangatan itu, adalah restu,
membuatku percaya,
Aku,
salah satu keturunanmu,
yang tak gentar
untuk berkata
kelak kau akan lebih anggun dan bermartabat di mata bunda-bunda yang lain,
tapi tidak perlu menunggu kelak bagiku,
karena kau akan selalu penuh dengan keanggunan
dan kehangatan yang menyertainya
Pilihan
Harus
memilih jalan ataukah menunggu cahaya menerangi jalan yang masih abu-abu?
Memilih jalan dan menunggu jalanan lain menjadi terang adalah dua tindakan yang cukup bijak untuk dilakukan
secara bersama. Keyakinan bahwa tak ada satupun yang diciptakan Tuhan dengan
sia-sia membuat segalanya terasa menguntungkan. Hikmah bisa didapat dari
pilihan itu, dan jika pilihan itu bukan jalan bagi kita, maka hikmah itu dapat
berguna untuk jalan lain yang telah nampak terang. Memilih adalah sebuah
perbuatan yang berlandaskan akan keyakinan. Benar, jika keyakinan/iman adalah
nikmat yang paling utama.
Masa lalu
acap kali datang membawa sensasi yang bermacam-macam, kerap kali aku merasa
lebih takut berhadapan dengan masa lalu yang datang serampangan tanpa permisi ketimbang masa depan yang bisa kita mulai
dari masa kini. Ketakutan akan kenangan masa lalu bukanlah tolok ukur kualitas
pilihan yang diambil, misalnya saat kita memilih sesuatu karena kita takut hal
buruk akan terjadi pada diri kita, bukan berarti pilihan yang kita pilih itu
baik untuk kita, sebab kita harus memilih berdasarkan keyakinan, dan kalian tau
kan keyakinan selalu identik dengan “keberanian”, maka dari itu membuat suatu
keputusan haruslah dipikir benar-benar, tapi bukan berarti dipikir lama-lama,
karena apapun yang kita perbuat selalu mengandung resiko, dari situ hikmah
berasal. Rasa takut hanyalah portal yang
harus dilalui, bukan dasar kita untuk memilih. Dan ketika semuanya terasa
indah, ada satu hal yang terbesit dalam nurani, menyentuh bagian jiwa malaikat
kita, menyentuhnya dengan begitu hangat, “Tuhan, biarkan kebahagiaan ini abadi,
karena berkat dan rahmat yang Engkau limpahkan di dalamnya”.
Suatu hari,
aku pernah update status facebook
dalam akunku. Kurang lebih aku bilang, “Ketakutan melakukan sesuatu akan pudar
seketika saat kita melakukannya.”, That’s real!, itu seperti saat kita bangun
tidur, yang diliputi perasaan malas, dan rasa takut untuk bertemu air alias
mandi, tapi segala pikiran buruk tentang air itu hilang saat air mengguyur
badan, sekali, du kali, tiga kali, hingga akhirnya membuat kita ingin dan
selalu ingin untuk terus mandi, dan perasaan lebih baik pun muncul sesaat
setelah kita memakai pakaian kita yang bersih, perasaan nyaman dan segar
menjadi pengganti, bahkan nurani berkata,”bener ya, dari pada gue tidur dan
males-malesan nutup selimut, mandi adalah jauh lebih baik!”. Namun sangat
sering kita ingat perasaan itu tetapi kita kembali malas di hari berikutnya.
Butuh komitmen yang tinggi untuk menjadi terbiasa.
Label:
Afif Maghrobi
Pendidikan Karakter Pertama
Jurusan Teknik Fisika ITS membuatku selalu teringat momen-momen yang terjadi di sana.
Sedikit cerita, aku masuk jurusan ini memang karena aku menyukai pelajarannya semenjak SMP. Kenapa tidak Jurusan fisika murni yang aku pilih, karena lebih pengen fleksibel aja nantinya, karena selain jadi insinyur nantinya, aku juga bisa jadi dosen atau pengajar. Selain itu, aku lebih pengen mempelajari gimana cara menerapkan ilmu fisika secara nyata, dan menggabungkannya dengan bidang-bidang ilmu yang lain. Cara ini juga aku rasa mampu mempermudah nantinya jika saya menjadi dosen.
Kenapa di ITS, aku sendiri tidak ada alasan khusus memilih ITS sebagai pilihan, pertimbangan domisili itu juga bisa dan mungkin juga tidak terlalu banyak adaptasi untuk hidup di Surabaya, mengingat aku dulu sempat tinggal di Surabaya. Tapi jujur setelah aku keluar dari ITS, ITS benar-benar sangat mengesankan.
Kenapa mengesankan, karena hingga detik ini aku masih mengingatnya, khususnya mantan jurusanku itu TEKNIK FISIKA. Aku benar-benar merasa tertuntut oleh diriku sendiri untuk mengungkapkan siapa diriku, to show who the real me!!.
Bagiku masa-masa SMA ku adalah masa di mana aku mempelajari teori-teori kehidupan yang hanya sebagian kecil. Hanya terdiam, mencoba dan terus mencoba memahami siapa diriku, bagaimana orang itu, bagaimana orang ini, bersikap aman di dalam rumah dan hanya sedikit mencoba untuk benar-benar hidup.
Tapi di Jurusanku, aku benar-benar tertuntut olehku sendiri tidak hanya meneruskan mempelajari teori-teori hidup tapi juga dihadapkan dengan berbagai masalah yang tanpa aku sadari sedikit demi sedikit mematangkan mentalku. Aku baru menyadarinya, menyadari hikmah itu setelah aku keluar dari sana.
Permasalahanlah yang menyulut api, sehingga aku tak berdiam diri untuk bergerak mematangkan mentalku. Sayangnya, aku hanya melaluinya sekejap saja, aku hanya melalui proses itu sekelumit. Bisa aku bayangkan bagaiamana jika aku terus melanjutkannya hingga akhir.
Tapi ini jalan Allah, dan juga keinginanku, aku yakin akan ada hikmah setelah ini, seperti layaknya Aku dan ITS, Aku dan mantan jurusanku Teknik Fisika 2011. Aku dan vivat-vivat yang hingga kini masih menggema.
Aku yakin jalan Allah, segala bentuk jalan Allah, termasuk membuat diriku untuk mampir ke ITS, Teknik Fisika, menjadikannya sebagai pendidikan karakter pertamaku, dan meneruskan perjalananku ke STAN, dan aku yakin STAN menjadi persinggahan sementara juga untuk menuju ke sebuah perhentian lain, semoga yang menjadi perhentian akhirku adalah di sisi Allah (surga) nantinya.
Terima kasih, ITS, Teknik Fisika, Kakak-kakak Jurusan, Teman-temanku di sana,
Sedikit cerita, aku masuk jurusan ini memang karena aku menyukai pelajarannya semenjak SMP. Kenapa tidak Jurusan fisika murni yang aku pilih, karena lebih pengen fleksibel aja nantinya, karena selain jadi insinyur nantinya, aku juga bisa jadi dosen atau pengajar. Selain itu, aku lebih pengen mempelajari gimana cara menerapkan ilmu fisika secara nyata, dan menggabungkannya dengan bidang-bidang ilmu yang lain. Cara ini juga aku rasa mampu mempermudah nantinya jika saya menjadi dosen.
Kenapa di ITS, aku sendiri tidak ada alasan khusus memilih ITS sebagai pilihan, pertimbangan domisili itu juga bisa dan mungkin juga tidak terlalu banyak adaptasi untuk hidup di Surabaya, mengingat aku dulu sempat tinggal di Surabaya. Tapi jujur setelah aku keluar dari ITS, ITS benar-benar sangat mengesankan.
Kenapa mengesankan, karena hingga detik ini aku masih mengingatnya, khususnya mantan jurusanku itu TEKNIK FISIKA. Aku benar-benar merasa tertuntut oleh diriku sendiri untuk mengungkapkan siapa diriku, to show who the real me!!.
Bagiku masa-masa SMA ku adalah masa di mana aku mempelajari teori-teori kehidupan yang hanya sebagian kecil. Hanya terdiam, mencoba dan terus mencoba memahami siapa diriku, bagaimana orang itu, bagaimana orang ini, bersikap aman di dalam rumah dan hanya sedikit mencoba untuk benar-benar hidup.
Tapi di Jurusanku, aku benar-benar tertuntut olehku sendiri tidak hanya meneruskan mempelajari teori-teori hidup tapi juga dihadapkan dengan berbagai masalah yang tanpa aku sadari sedikit demi sedikit mematangkan mentalku. Aku baru menyadarinya, menyadari hikmah itu setelah aku keluar dari sana.
Permasalahanlah yang menyulut api, sehingga aku tak berdiam diri untuk bergerak mematangkan mentalku. Sayangnya, aku hanya melaluinya sekejap saja, aku hanya melalui proses itu sekelumit. Bisa aku bayangkan bagaiamana jika aku terus melanjutkannya hingga akhir.
Tapi ini jalan Allah, dan juga keinginanku, aku yakin akan ada hikmah setelah ini, seperti layaknya Aku dan ITS, Aku dan mantan jurusanku Teknik Fisika 2011. Aku dan vivat-vivat yang hingga kini masih menggema.
Aku yakin jalan Allah, segala bentuk jalan Allah, termasuk membuat diriku untuk mampir ke ITS, Teknik Fisika, menjadikannya sebagai pendidikan karakter pertamaku, dan meneruskan perjalananku ke STAN, dan aku yakin STAN menjadi persinggahan sementara juga untuk menuju ke sebuah perhentian lain, semoga yang menjadi perhentian akhirku adalah di sisi Allah (surga) nantinya.
Terima kasih, ITS, Teknik Fisika, Kakak-kakak Jurusan, Teman-temanku di sana,
Label:
Afif Maghrobi,
ITS,
Pendidikan Karakter,
Teknik Fisika ITS
Mengisahkan Kisah Menyentuh
Sebagai manusia, kita diciptakan berpasang-pasangan, kita disunnahkan oleh Rasulullah, dan menurutku menikah adalah penting dan ibadah.
Kehidupan suami istri pasti ada masa-masanya naik dan turun, fluktuatif.
Ada sebuah kisah pendek nih yang bisa didownload dari link ini, keren lah pokoknya..
>>>download di sini<<< (5.2 MB)
Kehidupan suami istri pasti ada masa-masanya naik dan turun, fluktuatif.
Ada sebuah kisah pendek nih yang bisa didownload dari link ini, keren lah pokoknya..
>>>download di sini<<< (5.2 MB)
Label:
Afif Maghrobi,
kisah,
kisah singkat,
menyentuh,
rumah tangga,
suami istri
Orang Papua Jangan dipandang dari Luar
Apa yang pertama terlintas dalam pikran anda saat mendengar kata "Papua" ?
Saya secara pribadi akan langsung berpikir mengenai keterbelakangannya, mengapa mereka terbelakang, apakah di balik keterbelakangan mereka itu ada sebuah keistimewaan yang dimiliki, apakah keistimewaan yang mereka miliki itu sama saja dengan pulau-pulau lain di Indonesia, apa keistimewaan yang mereka miliki yang paling istimewa? mengapa saya menyatakan ketidakbetahan untuk tinggal di sana sebelum saya tinggal di sana.
Saya adalah mahasiswa STAN Program Diploma I Perpajakan, dan Insya Allah akan menjadi PNS di salah satu Direktorat di bawah naungan Kementrian Keuangan, yakni Direktorat Jenderal Pajak. Seorang PNS khususnya pegawai pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak kelak akan bekerja berdasarkan Surat Keputusan yang diberikan. Surat itu salah satunya disebutkan mengenai di mana nantinya unit kerja kita berada yakni di dalam SK penempatan. Sehingga di manapun kelak akan ditempatkan, termasuk di Papua, kami harus siap mengabdi.
Hal tersebut yang menjadi tantangan bagi saya untuk tetap mengabdi, mengapa tantangan, karena bagi saya di Papua tidak akan ada orang-orang yang sesuku dengan saya, tidak ada yang menggunakan bahasa tidak formal yang saya gunakan setiap hari untuk berkomunikasi dengan teman sejawat, bagi saya penyebab tersebut adalah tantangan terbesar. Selain itu banyak dari kita yang melihat pulau Papua sebagai pulau yang terbelakang, banyak hutan rimba di sana, kerap kali terjadi perang antar suku, dan makanan yang mereka buat tidak seperti makanan di pulau Jawa. Namun, ini tetap tidak akan menyurutkan saya untuk tetap mengabdi. Pengabdian akan lebih bermakna jika ditempatkan pada objek abdian yang benar-benar butuh sebuah pengabdian.
Untuk membantu meringankan beban saya, lebih baik saya tidak hanya melihat Papua sebagai pulau yang penuh dengan hal-hal yang sangat tidak kita harapkan, supaya adil saya juga akan melihat papua sebagai pulau yang istimewa. Papua mempunyai beberapa keistimewaan, yaitu Papua memiliki orang-orang yang sangat menghargai alam, mereka sangat menghargai dan mensyukuri apa yang telah diberikan Tuhan kepada mereka, hal ini bisa dibuktikan dengan bagaiamana kondisi alam di sana di zaman seperti saat ini, banyak rerimbunan hutan, kesejukan udara masih terasa di sana, dan juga perang. Alasan mengenai perang menjadi indikator betapa mereka sangat mensyukuri apa yang telah Tuhan berikan kepada mereka yakni karena penyebab perang tersebut kebanyakan adalah masalah perbatasan, meskipun cara mereka salah yakni dengan perang tapi hal tersebut juga seharusnya dikaitkan dengan karakter "polos" mereka, mereka tidak mungkin perang hanya karena kekuasaan atau kedudukan, mereka hanya ingin mempertahankan apa yang menjadi hak milik mereka.
Berikut adalah kutipan dari blog lain yang ditulis oleh orang Papua bernama Obed Mote yang menjadi tambahan bahwa mereka benar-benar pribumi yang istimewa.
" Orang Tua kita tidak pernah mengajarkan kita untuk menjual Papua dengan mencari keuntungan diri kita sendiri( masing-masing) jangan takut akan soal makan dan minum Tuhan akan memeliharamu, kalian lupa kah Tuhan sudah bilang bahwa burung-burung di udarah saja Tuhan berikan makan yang cukup untuk hari itu, manusia adalah ciptaan yang khusu untu RENCANANYA KEKEKALANnya masakan Dia tidak memelihara kira? cukupkan dengan apa yang ada padamu, yang mejadi hak kaisar berikanlah kepada kaisar. Bapa kamu saja kalau kalian minta ikan dia tidak mungkin berikan ular, kalau kalian minta roti dia tidak mungkin berikan batu, apa lagi Tuhan Yesus yang punya segalahnya, dia punya rencana besar untuk setiap orang untuk kebaikan semua orang...jadi intinya jangan takut dengan hal maka minum..."
Cerita di atas setidaknya mampu sedikit meringankan pikiran saya. Semoga kalian juga mampu menilai Papua sebagai pulau yang tidak layak dipandang sebelah mata.
Label:
Afif Maghrobi
Pemuda Dinanti Dunia
Kelak kita adalah pemimpin dunia. Kita bersama sebagai wujud keberadaan yang akan mengisi dunia. Kita diharuskan untuk mampu dan turut serta atas keberlanjutan dunia. Seolah-olah dunia sedang menanti kita. Sekarang apa yang harus kita perbuat? Dunia sedang menanti kita. Tidakkah kita merasa tersanjung akan hal tersebut? Teman, kita dibutuhkan, kita dinanti masa depan. Saat ini mungkin banyak di antara kita yang sedang tertidur, sedang yang lain berkompetisi untuk memenangkan seleksi yang diadakan alam, saat ini mungkin banyak yang hanya berangan-angan, sedang yang lain tertatih-tatih, jatuh bangun berkeringat, dan maju ke depan sekalipun bawah tak dapat terelakkan.
Mungkin sebagian dari mereka yang berangan, beberapa dari mereka yang tertidur, mereka tak benar-benar berangan fiksi, mereka tak hanya tertidur pulas, namun ada mimpi yang mereka bawa. Mereka membawa mimpi-mimpi mereka dengan mengantongi niat untuk mencari apa bakat mereka. Sehingga saat mereka terbangun mereka tak lantas bermalas-malasan tapi juga bergegas mengejar apa yang mereka impikan dan seiring dengan apa yang mereka kejar, mereka juga mencari apa bakat mereka, dan saat mereka tahu apa bakat mereka, mereka tak ubahnya bom atom yang akan mampu mengejutkan dunia, yang akan berperan untuk dunia.
Tak mudah memang, itulah yang kita lalui saat ini, itulah yang kita -para pemuda- hadapi saat ini. Ada saja yang tidak kita ingini untuk terjadi malah terjadi, dari Negara, masyarakat, keluarga, bahkan diri sendiri pun punya peluang untuk menggagalkan perjuangan kita. Namun, tidakkah kita berpikir, bahwa itu semua terjadi, agar apa yang kita lakukan terasa bermakna, bahwa apa yang diujikan oleh Allah atas apa yang kita lakukan saat ini terasa lebih indah. Agar kita lebih bersyukur atas apa yang kita terima kelak.
Label:
Afif Maghrobi
Writer Is Leader
WRITER IS LEADER
Saat sastra merasuki jiwa ini, biarlah mengalir. Tanpa arah, bebas, membawa segala angin, membawa segala debu, membawa segala angan, segala doa, segala harapan, seolah membawanya kepada Tuhan.
Bagiku doa itu berada pada tingkat tertinggi sebuah sastra. Doa itu indah. Andai aku bisa memilih antara doa dan sastra, aku akan lebih memilih doa. Namun dalam benakku sastra itu adalah bidadari dunia. Aku bisa menangis karenanya, tertawa, terpukau, terpesona karenanya.
Penulis, merupakan impian terbesarku. Aku kira selama ini otakku hanya berkonsep pada fisika, aku mengira hingga detik ini, apa aku terlahir sebagai pemikir, apakah aku nantinya akan ditakdirkan sebagai ilmuwan, sedang dalam benakku, dalam pencitraan dalam pikiranku, kelak aku akan menjadi seorang karyawan kantoran. Semua berada antara cair dan beku, antara cair dan uap, aku KEBINGUNGAN.
Hakikat hidup adalah ibadah, ibadah selayaknya dilakukan dengan sebaik-baiknya. Menulis adalah salah satu ibadah yang sangat menyenangkan, di sana antara doa dan sastra bersinergi, maka apapun yang tertulis adalah suatu maha karya yang relatif indah. Ide yang muncul secara tiba-tiba dapat kita jadikan patokan kata, dan patokan kata itu kelak akan berkembang, berdifusi menjadi suatu wacana, bahkan buku yang dapat menginfus segenap jiwa.
Saya bisa bilang, bahwa penulis merupakan pemimpin dan pemimpi. Mereka mampu memengaruhi, mampu dicintai, dan mampu memperbaiki keadaan dengan segala tulisannya yang bersifat menhibur. Mereka pemimpi yang hebat. Seorang penulis mampu berimajinasi secara hebat.
Sebuah harapan yang tak pernah putus. Aku, sang pemimpin, aku sang pemimpi, karena aku kelak akan menjadi pnulis yang handal.saat aku menjadi Pegawai Negeri Sipil, aku akan lebih mudah mengatur waktuku untuk menulis. Aku kan menulis membawa semua angan dalam ketikan keyboard laptop atau komputer.
Remember! Writter is LEADER!!!!
Label:
Afif Maghrobi
Menjadi Hebat Bukan Sebuah Kesalahan Besar
Bukanlah sebuah kesalahan yang besar, saat kita memiliki perasaan ingin hebat atau sukses ketimbang orang lain, dengan satu syarat tetap miliki nilai-nilai social yang baik dan menampilkannya secara apik kepada orang lain. Seperti hak asasimu untuk hidup, maka hak untuk mendapatkan sesuatu yang lebih dari orang lain juga patut diperjuangkan. Namun akan lebih pantas, jika kita berlatih sejak awal mengenai tindakan-tindakan yang dilakukan orang hebat. Akan tidak terlihat indah apabila setelah menjadi orang hebat namun bukanlah kehebatan yang ditunjukkannya, justru hal konyol yang selalu dilakukan, tindakan-tindakan yang bertentangan dengan norma umum yang berlaku.
Satu yang ingin aku ingatkan kepada diriku sendiri dan kamu semua, dalam perjalanan meraih kehebatan ataupun kesuksesan sebetulnya aku dan kamu semua sudah terlihat sebagai orang sukses dan hebat. Itu cukup membantu membuat sebuah mindset sederhana yang juga akan berdampak baik bagi diri kita. Dari sebuah buku yang kurang lebih , “masa depanmu bergantung pada apa yang kau pikirkan dan lakukan saat ini”. So do what the best action and think the best too!! Berawal dari diri sendiri semua akan bermula, dari yang terkecil semua akan menjadi hal yang besar, saat ini juga aku dan kamu harus melakukan ini semua.(AA Gym)
Tulisan ini aku jadikan penyemangat buat diriku sendiri khususnya, agar bisa terus berbuat lebih baik dan lebih baik lagi di setiap waktu. Dan semoga tulisan ini juga dapat menjadikan sobat la8pansku berbuat hal demikian. Em, satu juga yang perlu aku garis bawahi, bahwa tak dapat dipungkiri bahwa aku dan sobat la8pansku semua adalah sebuah makhluk yang bernama seorang manusia, dimana predikat itu menjadikan diri kita sebagai makhluk yang tak pernah luput dari kesalahan, baik itu khilaf ataupun bejat. Kesalahan itu yang dapat menciutkan psikis kita untuk maju. Jadi, “kembalilah” untuk menjemput kehebatanmu, “kembalilah” menjadi orang hebat dan sukses untuk bertempur kembali menjadi orang yang benar-benar hebat dan benar-benar sukses. Senyuman kecil hangat ini menutup tulisan ini. :)
Label:
Afif Maghrobi
Subscribe to:
Posts (Atom)
Powered by Blogger.
Popular Posts
About Me
- Afif Maghrobi's
- Halo semuanya, di dunia ini yang paling saya benci adalah kenaifan. yang paling saya suka adalah kejujuran dan kecerdasan. berilmu dan berakal dilengakapi dengan berhati akan menjadikan diri kita sosok yang tak kan tergantikan. terima kasih :)


